Tunggal putri Indonesia terhenti di perempat final Chinese Taipei Open

Jakarta (ANTARA) – Dua wakil Indonesia dari sektor tunggal putri terhenti di babak perempat final turnamen Yonex Chinese Taipei Open 2019 yang diselenggarakan pada Jumat (6/9) di Taipei Arena, Chinese Taipei.

Kedua perwakilan tersebut, yaitu unggulan kelima Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani.

Di babak perempat final turnamen bulu tangkis level Super 300 itu, Gregoria harus berhadapan dengan unggulan keempat Korea Selatan. Meskipun sempat unggul pada gim pertama, di gim kedua dan ketiga Gregoria harus mengakui keunggulan lawannya.

Dalam waktu 55 menit, pertandingan berakhir dan Gregoria takluk dalam tiga gim dengan skor 21-7, 13-21, 19-21.

Pada babak yang sama, Fitriani bertemu dengan pebulu tangkis asal Thailand Supanida Katethong. Akan tetapi, senasib dengan Gregoria, Fitriani juga ditundukkan dalam dua gim yang berjalan selama 38 menit dengan skor 13-21, 19-21.

Dengan hasil itu, tidak ada perwakilan tunggal putri Indonesia yang dapat meneruskan perjalanan ke babak semifinal yang akan dilangsungkan pada Sabtu (7/9) besok.

Sebelum melaju ke perempat final, Gregoria telah lebih dulu menyingkirkan pebulu tangkis asal Swiss Sabrina Jaquet dalam dua gim dengan skor 21-10, 21-15.

Sedangkan Fitriani mengalahkan rekannya Ruselli Hartawan dalam dua gim dengan skor 24-22, 21-18.

Baca juga: Dua tunggal putri Indonesia ke perempat final Chinese Taipei Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019