Tim Mutiara termotivasi pembinaan selepas Kejurnas 2018

Jakarta (ANTARA News) – Tim bulu tangkis Mutiara Cardinal Bandung termotivasi untuk mencetak pemain-pemain muda berkualitas selepas meraih posisi runner-up dalam pertandingan beregu campuran dewasa Divisi I Kejuaraan Nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) 2018.

“Ini adalan pencapaian cukup luar biasa bagi tim kami dalam kejuaraan nasional karena kami dapat mengalahkan tim PB Djarum pada semifinal. Target kami sebenarnya pada posisi tiga besar,” kata Manajer Tim Mutiara Cardinal Bandung Enroe Cleosa selepas pertandingan di Britama Arena Jakarta, Sabtu.

Mutiara Cardinal kalah dari PB Jaya Raya pada laga final dengan skor 1-3 setelah kalah pada ganda putra, tunggal putra, dan ganda putri. Mutiara Cardinal hanya meraih satu kemenangan pada tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.

Ganda putra Hardianto/Reinard Dhanriano kalah dari pasangan Angga Pratama/Muhammad Rian Ardianto 21-11, 17-21, 16-21 pada pertandingan partai pertama.

Gregoria meraih keunggulan pertama bagi Mutiara Cardinal dengan mengalahkan Sri Fatmawati 22-20, 21-13.

Tunggal putra Firman Abdul Kholik gagal menyumbang poin bagi timnya setelah kalah dari pemain Krishna Adi Nugraha 23-25, 16-21.

Pada laga ganda putri, pasangan Yulfira Barkah/Maretha Dea Giovani kalah dari ganda andalan Jaya Raya Greysia Polii/Apriyani Rahayu 12-21, 8-21.

Pertandingan partai ganda campuran Ricky Karanda Suwardi/Bunga Fitriani Romadhini menghadapi pasangan Alfian Eko Prasetya/Della Destiara Haris batal digelar setelah Jaya Raya menyelesaikan pertandingan 3-1.

“Ini adalah kejuaraan nasional pertama di mana kami mencapai putaran final. Sebelumnya, kami hanya mencapai putaran semifinal dalam kejuaraan nasional. Permainan ganda putra kami luar biasa,” kata Enroe.

Enroe mengatakan pembinaan atlet Mutiara Cardinal Bandung akan lebih fokus pada tunggal putra, ganda putri, dan ganda putra demi masuk ke pemusatan latihan nasional PBSI.

“Kami akan mengisi beberapa sektor agar regenerasi berjalan dan kami tetap bisa menempatkan posisi pada tiga besar,” katanya.

Tim Mutiara Cardinal Bandung, lanjut Enroe, mengaku kesulitan mencari bibit-bibit pemain putri yang berpotensi dan berkualitas selepas memunculkan Gregoria Mariska sebagai atlet pelatnas. Namun, tim itu masih memiliki atlet putri Chorunnisa yang masih menempati posisi junior.

Baca juga: Jaya Raya rebut gelar juara Kejurnas 2018
 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018