Desa Loa Duri Ilir jadi contoh pengolahan sampah di Kaltim

Samarinda (ANTARA) – Desa Loa Duri Ilir menjadi contoh pengolahan sampah di Kaltim karena berhasil mengubah sampah menjadi pot dan souvenir bernilai tinggi dengan melibatkan masyarakat.

“Kami salut dengan Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara yang kreatif dalam mengelola sampah,” ujar Helvin, Kasi Pengembangan Kapasitas Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim di Samarinda, Jumat.

Sebelumnya, saat melakukan Pembinaan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di desa itu, ia mengatakan bahwa Loa Duri Ilir layak mendapat bantuan untuk pengelolaan sampah terpadu untuk mengembangkan pola pengelolaan sampah yang selama ini telah berjalan.

Saat ini, katanya, Desa Loa Duri Ilir sudah mengolah sampah untuk dijadikan aneka barang bernilai tinggi, seperti dari ban mobil bekas diolah menjadi pot bunga dan pagar taman, kemudian sampah plastik diolah menjadi map dan tas.

Dari hasil pengolahan sampah ini mampu menyerap tenaga kerja dari beberapa kelompok perempuan di desa setempat, sehingga mampu mendongkrak ekonomi keluarga.
 

Sementara itu, Kepala Desa LoaDuri Ilir, Fahri Arsyad mengatakan dalam pengelolaan sampah rumah tangga, pihaknya telah mendirikan bank sampah dan kios sampah, sehingga melalui dua wadah ini terjadi kegiatan transaksi jual beli sampah maupun hasil kerajinan tangan.
​​​​
Dalam manajemen pengelolaan barang dari sampah, desa ini menerapkan sesuatu yang baru, yakni bagi warga yang ingin mengurus surat di kantor desa diwajibkan membeli map hasil olahan kaum ibu di desa itu.

Kemudian bagi ibu-ibu yang akan mendapatkan vitamin tambahan bagi anaknya, diwajibkan membawa sampah ke Posyandu saat dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menimbang bayi untuk mengetahui perkembangan bayinya.

Sampah, katanya, seharusnya menjadi berkah, bukan menjadi masalah asalkan semua komponen masyarakat peduli dan mau mengelola sampah. Oleh karena itu, ia berkeinginan membuat pabrik pengolahan sampah terpadu.

“Tidak masalah desa kami dijadikan tempat pembuangan sampah dari desa sekitar, akan tetapi sampah yang dibuang di desa kami akan disulap menjadi barang berharga, sampah juga bisa dijadikan pupuk organik yang bisa bernilai jual untuk menambah pendapatan masyarakat,” kata Fahri.

​​​​​​Dalam usaha membuat pabrik pengolah sampah, ia mengharap adanya bantuan dari pemerintah baik pusat, provinsi, maupun kabupaten, bahkan dari pemerhati atau perusahaan sekalipun untuk pembuatan pabrik pengolahan sampah terpadu.

“Dalam status Indeks Desa Membangun (IDM), Loa Duri Ilir inikan masuk dalam kategori Desa Mandiri, maka kami berharap adanya perhatian agar masyarakat lebih sejahtera. Tidak cukup hanya menyandang gelar mandiri, tapi masyarakatnya juga harus sejahtera,” ujarnya.

Baca juga: Produk dari sampah digemari warga Swiss
Baca juga: Madiun latih pengurus bank sampah daur ulang plastik
Baca juga: Siasat bank sampah Kemayoran gerakkan warga memilah sampah

 

Pewarta: M.Ghofar
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atiek CB atasi kesehatan mental dengan bernyanyi

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Atiek CB mengaku alami gangguan kesehatan mental sejak lama, dan menyanyi menjadi salah satu cara agar membuatnya merasa lebih baik.

“Saya menilai menyanyi adalah satu-satunya medium yang membuat saya happy. Saya dari kecil punya depresi berat, beruntungnya saya senang menyanyi. Jadi musik menjadi medium untuk saya senang,” kata pelantun “Maafkan” itu dalam jumpa pers konser “Atiek CB 40 Tahun Meretas Jejak” di Jakarta, Jumat.

Mantan istri Ronny Sianturi itu menjelaskan bahwa gangguan kesehatan mental merupakan turunan dari keluarga besarnya karena sang nenek merupakan penderita schizophrenia. Gangguan itu ternyata juga menurun pada kedua anak Atiek yang menderita bipolar dan boderline personality disorder.

“Sekarang kan lagi gencar ya soal mental illness. Dulu saya enggak tahu, tahunya pas udah di Amerika, mungkin kalau saya di treatment dari kecil, mungkin saya sukses sekolah, bisa lulus sekolah,” ujar Atiek.

Baca juga: Atiek CB bikin konser “Meretas Jejak” 40 tahun berkarya

“Saya ternyata punya itu dari lama. Saya punya mood yang very crazy up and down-nya. Makanya saya lebih senang menyendiri, makanya saya enggak punya teman. Kadang happy, kadang sedih tapi banyakan sedihnya. Tapi setelah saya senang nyanyi, nyanyi jadi medium saya kalau lagi sedih. Itu membantu saya dalam kegelapan,” lanjut pelantun “Resah” ini.

Karena sifatnya yang tertutup, perempuan yang identik dengan kacamata hitam itu mengatakan tidak suka menggunakan sosial media. Sebab dia tidak ingin hal yang bersifat personal diketahui orang lain.

“Saya senang apa adanya, enggak mau show personal life, saya tidak suka membagikan kisah hidup pribadi saya,” jelas penyanyi yang aktif di era 1980-an itu.

Pelantun “Resah” itu juga menambahkan, “Mental disorder, sekarang ini di sosial media world semakin banyak yang kena, makanya banyak yang kecenderungan bunuh diri.”

Baca juga: Rocker Atiek CB ternyata pemalu

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat sarankan pemerintah beralih ke ekonomi hijau

“Selama ini kita bergantung pada ekonomi fosil, oleh karena itu harus berani beralih ke ekonomi hijau atau terbarukan,” kata dia pada kegiatan Menilik Debat Capres-Cawapres 2019 ke-5 di Jakarta, Jumat.

Jakarta (ANTARA) –

Pengamat Publish What You Pay (PWYP) atau koaliasi masyarakat sipil untuk transparansi dan akuntabilitas tata kelola sumber daya ekstraktif minyak dan gas,  pertambangan, serta sumber daya alam, Meliana Lumbantoruan menyarankan agar pemerintah beralih ke ekonomi hijau.

“Selama ini kita bergantung pada ekonomi fosil, oleh karena itu harus berani beralih ke ekonomi hijau atau terbarukan,” kata dia pada kegiatan Menilik Debat Capres-Cawapres 2019 ke-5 di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan ekonomi hijau tersebut bertujuan agar ke depan pemerintah tidak lagi menyandarkan perekonomian pada industri ekstraktif.

Oleh karena itu, presiden dan wakil presiden yang terpilih pada 17 April 2019 diminta untuk menuju industri terbarukan sehingga tidak selalu bergantung pada industri tambang dan sejenisnya.”Kita harus berani bebas dari energi fosil ke depannya,” ujar dia.

PWYP berpendapat selama pemerintah terus bergantung kepada industri ekstraktif seperti tambang, batu bara dan sebagainya, selama itu pula perekonomian tetap rentan.

Selain itu, jika pemerintah tidak berani beralih ke ekonomi hijau,  dampak ekonomi nasional yaitu membengkaknya utang, beban APBN naik serta memperlebar defisit negara.”Apalagi saat ini harga minyak dunia 59 dolar AS per barel dan memperlebar defisit negara,” ujarnya.

Koordinator Desk Politik, Walhi Eksekutif Nasional, Khalisah Khalid berpendapat bahwa industri ekstraktif memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan perekonomian nasioanl.

Sebagai contoh kasus Lapindo di Jawa Timur yang merusak ruang hidup rakyat, sektor pertanian hancur akibat praktik industri ekstraktif.

Contoh lain yaitu kasus kebakaran hutan dan lahan yang merusak perekonomian masyarakat namun tidak dihitung oleh konteks ekonomi makro.

“Pada 2015 kita mengalami kebakaran hutan dan lahan dengan kerugian ekonomi mencapai Rp200 triliun,” kata dia.

Oleh karena itu, para pemimpin nasional  diminta untuk berkaca pada pengalaman sebelumnya sebelum memutuskan kebijakan nasional terutama terkait ekonomi.
 

Pewarta: Ahmad Wijaya dan Muhammad Zulfikar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SIKK wajibkan siswa berbahasa Indonesia guna tingkatkan nasionalisme

Kota Kinabalu (ANTARA) – Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Negeri Sabah Malaysia mewajibkan siswa-siswinya menggunakan bahasa Indonesia dalam rangka menanamkan sikap nasionalisme meskipun hidup di luar negeri.

Kepala SIKK, Istiqlal di Kota Kinabalu, Jumat menyatakan, pemberlakuan menggunakan bahasa Indonesia selama berada dalam lingkungan sekolah dilakukan demi menjaga patriotik anak didiknya terhadap Indonesia.

Bukan hanya itu, SIKK juga menggalakkan ekstra kurikuler rPamuka dan lomba-lomba menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia.

Istiqlal menyatakan, siswa siswi diwajibkan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sebab, siswa siswinya yang lahir di Malaysia sehingga bahasa sehari-hari menggunakan bahasa Melayu.

“Kami berlakukan bagi siswa siswi di sini (SIKK) wajib menggunakan bahasa Indonesia saat berbicara dengan teman-teman dan gurunya setiap saat ini,” kata dia.

Ia merasa bersyukur  SIKK yang membina anak TKI mulai PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK ini , siswa-siswinya telah mahir berbahasa Indonesia dengan lancar.

Istiqlal menilai, penerapan penggunaan bahasa Indonesia dalam area sekolah juga telah berdampak pada sikap dan karakter anak didik.

Minimal mengetahui dan memahami Indonesia sebagai asal kedua orang tuanya, kata Kepala SIKK ini.

Hal ini juga sangat bermanfaat bagi anak didiknya jika kelak melanjutkan pendidikan di Indonesia. Yakni tidak sulit beradaptasi dengan anak-anak di Indonesia dan lingkungan tempat tinggalnya.

Pewarta: Rusman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IGJ: Dua aspek lemahkan Indonesia dalam perdagangan internasional

Jakarta (ANTARA) – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia dalam perundingan perdagangan internasional.

“Saya melihat ada dua aspek, pertama yakni nilai tawar Indonesia yang selalu rendah. Ketika kesepakatan perdagangan internasional itu dilakukan, kita ada di posisi nilai tawar yang rendah,” ujar Olisias di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa dalam situasi demikian, Indonesia cenderung didikte oleh negara-negara dengan nilai tawar yang kuat.

“Aspek kedua ialah ketika proses implementasinya Indonesia masih menghadapi persoalan-persoalan internal, salah satunya korupsi. Jadi banyak hal yang kita tidak lakukan secara konsisten dan dimanfaatkan baik, pada akhirnya (perjanjian) itu tidak termanfaatkan juga,” tutur Olisias.

Peneliti IGJ itu menyarankan para pembuat keputusan nasional berhati-hati dalam melihat perjanjian perdagangan internasional.

“Dalam sejarahnya kolonialisasi itu dimulai dari perdagangan, pintu masuknya dari perdagangan lalu berlanjut ke utang-piutang dan merembet ke berbagai aspek lainnya. Artinya hati-hati juga kita bisa masuk dalam jebakan yang sama pada akhirnya, ini yang menurut saya perlu diingatkan terus,” tuturnya.

Menurut IGJ pada 2018 terdapat beberapa perjanjian yang telah ditandatangani oleh pemerintah Indonesia dan akan segera diratifikasi yakni Indonesia-EFTA ( European Free Trade Association), 10th ASEAN Framework Agreement on Services, First Protocol to Amend ATIGA, ASEAN Agreement on Electronic Commerce, dan Indonesia-Australia CEPA.

Perkembangan model kerja sama komprehensif perdagangan internasional, menurut IGJ, bukan lagi hanya mengatur kerja sama perdagangan secara sempit (ekspor-impor), tetapi juga mengatur aspek ekonomi dan sosial secara luas serta berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat Indonesia, bahkan kedaulatan negara ikut dipertaruhkan di dalamnya.

IGJ juga menyarankan Indonesia menjadikan menguatnya praktik proteksionisme dalam perdagangan global sebagai momentum untuk mengukur kembali kekuatan perdagangannya. Pilihan strategi diplomasi perdagangan internasional Indonesia sudah seharusnya diarahkan untuk memperkuat serta melindungi kedaulatan ekonomi rakyat.
Baca juga: Kedua capres disarankan hentikan perundingan perdagangan internasional

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPJS Kesehatan : jika ada kendala saat berobat laporkan

Jadi kalau data dan bahannya lengkap bisa ditindaklanjuti dengan cepat,

Padang, (ANTARA) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengimbau masyarakat yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk melapor jika mengalami kendala saat berobat di rumah sakit atau fasilitas kesehatan.

“Melapor bisa melalui layanan pengaduan 1500400, tetapi bisa juga petugas pemberi informasi pelayanan peserta, untuk di RSUP M Djamil Padang sudah ada satu petugas tetap,” kata Kepala BPJS Kesehatan cabang Padang, Asyraf Mursalina di Padang, Jumat.

Ia berharap masyarakat bisa memberikan informasi yang lengkap terkait kendala yang dihadapi mulai dari keluhan apa, nomor peserta serta rumah sakit tempat kejadian.

“Jadi kalau data dan bahannya lengkap bisa ditindaklanjuti dengan cepat,” tegasnya.

Ia menceritakan pernah menangani pengaduan sulitnya mendapatkan nomor antrean untuk berobat dan selalu saja habis.

Mulanya pasien tersebut mengirim pemberitahuan kepada petugas rumah sakit akan berobat dan meminta nomor antrean akan tetapi dibalas sudah habis.

“Akhirnya istri pasien berpura-pura menjadi pasien umum dan langsung dapat nomor antrean tiga, artinya ini kan pasien dipersulit mendapat antrean,” sebut dia.

Karena buktinya lengkap, ada tangkapan layar percakapan serta rumah sakitnya jelas akhirnya BPJS Kesehatan bisa menindaklanjuti agar dilakukan perbaikan.

Tidak hanya itu ia juga menceritakan pernah ada rumah sakit yang display ketersediaan kamarnya mati.

“Kami menurunkan tim dan memastikan apakah benar tidak berfungsi dan itu tidak sekali, jadi ada bukti apakah display kamar hidup dan update, atau tidak sama sekali,” kata dia.

Pada sisi lain ia juga mengingatkan masyarakat selaku peserta agar tidak terlibat melakukan tindak kecurangan seperti menggunakan kartu JKN-KIS milik orang lain karena bisa merugikan diri sendiri dan jika ketahuan termasuk pelanggaran.

Kemudian ada juga pihak rumah sakit yang melakukan pelanggaran berupa memberikan tindakan yang sebenarnya tidak dibutuhkan pasien dan jika terbukti maka BPJS Kesehatan tidak akan membayar klaim.

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atiek CB bikin konser “Meretas Jejak” 40 tahun berkarya

Jakarta (ANTARA) – Merayakan 40 tahun berkarya, Atiek CB akan menggelar konser “Meretas Jejak” yang berlangsung pada 2 Mei 2019 di Soehanna Hall, SCBD, Jakarta.

Penyanyi yang populer pada era 1980-an itu, mengungkapkan sudah lama ingin membuat konser tunggal. Namun, karena tidak terlalu aktif di panggung Indonesia, dia mengurungkan niat tersebut.

“Saya dengar konser-konser teman saya yang seumuran kayak Vina Panduwinata, Titi DJ, mereka bisa sukses. Memang saya enggak sediva mereka tapi saya pikir kalau saya pikirin lagi, lagu-lagu saya cukup populer. Saya percaya saya juga bisa bikin show konser,” kata pelantun “Terserah Boy” itu dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Kembali bernyanyi di panggung besar bukan hal yang mudah bagi Atiek, terlebih suaranya tidak sekuat ketika muda. Bagi mantan istri Ronny Sianturi ini, membuat konser tunggal adalah hal yang sangat menantang sehingga dia sangat bersemangat melakukannya.

“Deg-degan karena saya kan enggak sustain di bisnis ini. Saya enggak menganggap ini pekerjaanku lagi. Cuma kalau ada yang mau oke, cuma enggak berusaha ke sini lagi. Tapi makanya saya nervous sekali karena saya enggak punya sosial media jadi enggak tahu apa-apa,” jelasnya.

Baca juga: Rocker Atiek CB ternyata pemalu

Dalam konser nanti, Atiek juga mengajak sahabatnya, Vina Panduwinata dan juga Ronny Sianturi untuk berkolaborasi. Dia juga akan melantunkan sekira 16-18 lagu.

Untuk dapat menyaksikan konser Atiek CB, tiket akan dibagi menjadi tiga kelas yakni Platinum Rp1 juta, Gold Rp750 ribu dan Silver Rp350 ribu.

Atiek CB adalah penyanyi solo perempuan yang aktif di panggung hiburan para era 1980an hingga 1990an. Beberapa lagu yang pernah dipopulerkannya adalah “Risau”, “Akh”, “Permohonan”, “Suka-Suka”, “Kekang”, “Optimis”, “Maafkan”, “Dia”, “Berhentilah”, “Kau Dimana” dan “Terapung”.

Gaya Atiek yang paling ikonik adalah kacamata hitam yang selalu menghiasi wajah.

Baca juga: Atiek CB gugup jelang konser

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Prabowo tutup aktivitas kampanye Pilpres di Surabaya

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat orasi politik di sela kampanye akbar bertajuk ‘Indonesia Menang’ bersama Tim Prabowo-Sandi di Surabaya, Jumat (13/4). (Foto Fiqih Arfani)

Mungkin ini adalah aktivitas dalam rangka pilpres berupa kampanye akbar terakhir, secara resmi dan secara terbuka di masa kampanye

Surabaya (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menutup aktivitas resmi dalam rangka Pemilihan Presiden 2019 di Surabaya melalui kampanye akbar bertajuk “Indonesia Menang” bersama Prabowo-Sandi, Jumat.

“Mungkin ini adalah aktivitas dalam rangka pilpres berupa kampanye akbar terakhir, secara resmi dan secara terbuka di masa kampanye,” ujarnya di sela orasi politik di hadapan ribuan pendukungnya di Dyandra Convention Center Surabaya, Jatim.

Sesuai jadwal tahapan yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, kampanye dimulai pada 23 September 2018 atau usai pengambilan nomor urut dan berakhir pada 13 April 2019.

Pada hari terakhir masa kampanye, capres yang juga ketua umum DPP Partai Gerindra itu akan fokus untuk persiapan dan tampil pada debat terakhir, Sabtu (13/4) malam.

Debat capres-cawapres jilid kelima mengangkat tema tentang keseharian masyarakat, yakni ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan, investasi dan industri.

Kemudian, pada 14-16 April 2019 memasuki masa tenang yang tidak boleh ada aktivitas apapun terkait kampanye pemilihan umum dan pemilihan presiden.

“Pada 17 April 2019 mari bersama-sama melaksanakan kewajiban sebagai warga negara dan menyalurkan hak konstitusional yaitu memilih presiden-wakil presiden, wakil rakyat DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten/kota dan DPD,” ucapnya.

Sementara itu, berbicara tentang Surabaya, menurut Prabowo kota ini menjadi sangat penting karena meski Proklamasi di Jakarta, namun ujian kemerdekaan berada di Surabaya.

“November 1945 Sekutu ke Surabaya dan mengultimatum akan menggempur, tapi Bung Tomo dan rakyat di Surabaya melawannya dan berjuang demi bangsa serta negara,” tuturnya.

Pada kesempatan sama, Prabowo juga menayangkan pidato Bung Tomo dan meminta ribuan pendukungnya untuk mendengarkan sejenak.

“Seolah-olah Bung Tomo berbicara dari langit dan menyampaikan ke kita agar jangan sekali-sekali menyerah, jangan tunduk kepada ketidakadilan, jangan mau diintimidasi, jangan mau dibohongi. Yakinlah, Tuhan YME bersama kita,” katanya.

Pemilihan Presiden diselenggarakan pada 17 April 2019 dan diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma`ruf Amin di nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.

Pewarta:
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2019

Pemeriksaan staf ahli menteri agama

Staf Ahli Menteri Agama Gugus Joko Waskito menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/4/2019). KPK periksa Gugus Joko Waskito sebagai saksi untuk tersangka Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin terkait kasus dugaan jual beli Jabatan di Kementerian Agama 2018-2019. ANTARA FOTO/Reno Esnir/hp.

Analis: Rupiah menguat akhir pekan, tetap waspadai sentimen global

Ada penjagaan dari BI sehingga rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS pada akhir pekan ini

Jakarta (ANTARA) – Pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore menguat sebesar 42 poin ke posisi Rp14.093 dibandingkan sebelumnya Rp14.135 per dolar AS.

Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa intervensi Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu faktor yang menopang rupiah terhadap dolar AS.

“Ada penjagaan dari BI sehingga rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS pada akhir pekan ini,” katanya.

Menurut dia, upaya itu dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan di dalam negeri menjelang puncak momentum politik pada Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih presiden/wakil presiden dan legislatif pada 17 April 2019.

Dari sisi eksternal, lanjut Lukman, adanya harapan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China turut menjadi faktor yang menopang mata uang di negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

“Sentimen eksternal lainnya terkait dengan sinyal The Fed (Federal Reserve) terhadap suku bunganya (Fed Fund Rate) tahun ini yang dovish sehingga menambah sentimen positif bagi fluktuasi rupiah,” katanya.

Kendati demikian, menurut dia, situasi global masih tetap perlu diwaspadai karena sentimennya cukup cepat berubah, yang akhirnya bisa membuat pergerakan mata uang mudah bervariasi.

Lukman menambahkan sentimen selanjutnya yang menjadi perhatian pelaku pasar uang yakni perkembangan data ekspor-impor yang sedianya akan dirilis pada 15 April 2019.

Sementara itu, Kepala Riset Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih dalam risetnya menyebutkan mata uang kuat Asia seperti yen Jepang dan dolar Singapura mampu menunjukkan penguatan terhadap dolar AS.

“Itu menjadi sentimen penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (12/4), tercatat mata uang rupiah menguat tipis menjadi Rp14.153 dibanding sebelumnya (11/4) di posisi Rp14.156 per dolar AS.

Pewarta: Zubi Mahrofi dan Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vettel masih prioritas namun Ferrari juga luwes terhadap Leclerc

Jakarta (ANTARA) – Kepala tim Ferrari Mattia Binotto menegaskan jika Sebastian Vettel tetap mendapatkan prioritas sebagai pebalap utama tim Kuda Jingkrak, namun tidak menutup kemungkinan memberi preferensi kepada rekan satu timnya, Charles Leclerc.

“Seperti yang aku katakan di awal musim, jika ada situasi 50-50 di mana kami harus membuat keputusan, keutaman akan diberikan kepada Sebastian murni karena Sebastian memiliki pengalaman lebih banyak dengan tim di F1,” kata Binotto seperti dikutip Reuters, Jumat.

Juara dunia F1 empat kali itu telah menjadi pebalap utama tim bermarkas di Italia itu dalam empat tahun terakhir, namun pebalap baru mereka, Charles Leclerc, lebih cepat dari dia di Bahrain dua pekan lalu.

Leclerc, pebalap berusia 21 tahun asal Monako itu, finis ketiga dan bisa saja mempersembahkan trofi juara bagi Ferrari jika tidak mengalami masalah mesin di 10 lap terakhir balapan di Sirkuit Sakhir. Sedangkan Vettel belum pernah naik podium di musim ini.

“Dia memenangi empat kejuaraan (dengan Red Bull) dan tentunya bagi kami dia adalah pebalap yang memiliki probabilitas paling besar sebagai penantang gelar juara,” kata Binotto.

“Sejumlah hal yang kami sepakati dengan kedua pebalap adalah jika di beberapa balapan, hal-hal bisa berubah untuk apa pun alasannya, kesialan atau apa pun bisa menjadi penyebabnya, kami mungkin bisa merubah posisi kami, itu pasti,” kata Binotto.

Binotto juga menyatakan jika kedua pebalap itu bebas bertarung di trek dan jika salah satu lebih cepat dari pada yang lain tentunya dia akan diberi prioritas.

Leclerc mengabaikan instruksi tim untuk mempertahankan posisinya di belakang Vettel ketika di Bahrain.

Namun mantan pebalap tim Alfa Romeo (dulunya Sauber) itu menunjukkan bahwa dia lebih cepat dari rekan satu timnya. Vettel pun membuat kesalahan di Bahrain dengan kehilangan kendali mobilnya setelah mendapat tekanan dari Lewis Hamilton (Mercedes), juga kehilangan sayap depan mobilnya, sehingga hanya mampu finis di peringkat lima.

Binotto mengaku tidak dipusingkan dengan kecepatan yang dimiliki Leclerc.

“Kami memiliki dua pebalap yang fantastis dan aku kira Charles adalah faktor yang memotivasi Seb,” kata dia.

Binotto juga memuji reaksi Leclerc setelah trofi juaranya dirampas oleh kesialan di Bahrain.

“Dia melakukan quali yang bagus, balapan yang bagus pula tapi lebih dari itu aku kira dia fantastis ketika memberikan komentar paska-balapan. Dia menunjukkan bahwa dia adalah pebalap yang sangat dewasa,” kata Binotto.

Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

Baca juga: Bottas ungguli Vettel di FP2 GP China

Baca juga: Di FP1 GP China, Vettel tunjukkan kecepatan Ferrari

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korlantas Polri targetkan setiap Polres miliki gawai perekam data TKP

Jakarta (ANTARA) – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia menargetkan setiap Kepolisian Resor (Polres) memiliki gawai canggih 3D Laser Scanner yang mampu merekam data di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas dengan lengkap hanya dalam waktu dua menit.

“Target ke depan polres-polres dapat semua. Ini kan dalam rangka mendukung pembuktian tindak pidana kecelakaan lalu lintas,” kata Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korps Lalu Lintas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrahman, yang memimpin giat Pelatihan Operasional 3D Laser Scanner, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Jumat.

Pujiono menjelaskan pada awalnya gawai ini hanya didistribusikan ke polda-polda yang diprediksi rawan kecelakaan, namun kini sudah tersebar merata.

“Tahun 2018 polda-polda yang kecil belum dapat. Kalau sekarang sudah merata, semua polda sudah dapat,” kata Pujiono.

Dia juga menjelaskan gawai ini terbilang sangat canggih karena bisa merekonstruksi momen sebelum, saat, dan setelah kejadian. Gawai tersebut bahkan bisa menggambarkan kondisi di dalam dan di luar kendaraan.

Gawai 3D Laser Scanner itu dilengkapi dengan lima kamera dengan jangkauan 360 derajat yang bisa merekam data TKP kecelakaan dengan lengkap dalam waktu dua menit. Gawai ini juga dilengkapi dengan Global Positioning Sistem (GPS) yang akan memperlengkap data TKP.

Data yang dihasilkan adalah gambar TKP yang sebenarnya, mulai dari seluruh sisi TKP, kemiringan jalan, ketinggian jalan hingga kondisi jalan.

Pujiono mengatakan gawai baru ini akan sangat membantu petugas dalam mengolah TKP karena keakuratan data yang dihasilkan gawai ini.

“Dulu olah TKP kecelakaan lalu lintas dilakukan secara manual, artinya ke lapangan harus bawa kapur, meteran dan sebagainya. Sekarang 3D Laser Scanner ini bisa merekonstruksi kejadian yang sebenarnya, baik sebelum, saat, dan sesudah kecelakaan,” kata Pujiono.

Pujiono mengatakan gawai itu mampu menggambarkan situasi di TKP kecelakaan, mulai dari lubang, cone, hingga batu yang ada jalan dan mampu merekonstruksi momen sebelum, saat, dan setelah kecelakaan.

Alat ini juga mampu menggambarkan situasi yang ada di TKP dengan mendetail mulai dari pohon, rumah, dan sebagainya dengan area pandang 360 derajat.

Pujiono juga mengatakan akurasi alat baru ini dalam mengolah TKP sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 90 persen.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kampung nuansa Jokowi

Sejumlah warga berada depan foto keluarga Jokowi di Jorong Tarakak, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuh Lima Nagari, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat, Jumat (12/9/2019). Di kampung bernuansa Jokowi ini, tersedia rumah singgah, perpustakaan dan warung Jokowi yang dibangun dengan swadaya masyarakat setempat . ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/hp.

Kemen PP-PA teken nota kesepahaman dengan WVI

ANTARA, Dalam rangka mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, melakukan kesepakatan bersama dengan Wahana Visi Indonesia. Hingga april 2019 ini, ada 435 kabupaten kota yang sudah menginisiasi sebagai kota layak anak. (Prod. Sizuka/ VE. Fajri) 

Tundukkan Fajar-Rian, Minions ke semifinal Singapore Open

Kami banyak belajar dari kekalahan kemarin

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Renaldi Gideon, yang dikenal pula dengan julukan minions, sukses mengatasi Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto untuk melangkah ke babak semifinal Singapore Open 2019.

Dalam duel selama 26 menit di Singapore Indoor Stadium, Jumat sore, “Minions” unggul 21-18 dan 21-10 dan sekaligus membalas kekalahan mereka dari Fajar-Rian di Malaysia Open 2019 pekan lalu.

“Kami banyak belajar dari kekalahan kemarin. Saya juga sudah ngobrol dengan Kevin enaknya main gimana, biar sama-sama enak. Kemarin kan masih banyak mati sendiri, terus buangan bolanya banyak yang mengambang dan akurasinya kurang pas. Sekarang mainnya lebih baik,” kata Marcus melalui keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Singkirkan “Minions”, Fajar-Rian ke semifinal Malaysia

Di semifinal, pasangan nomor satu dunia ini akan berhadapan dengan Takeshi Kamura-Keigo Sonoda dari Jepang.

Sejauh ini Kevin-Marcus masih unggul 7-4 dalam catatan “head-to-head” Kamura-Sonoda.

“Pastinya kami harus sabar main lawan mereka karena Jepang kan terkenal tidak mudah mati, punya jiwa bertarung yang bagus, ketahanan fokusnya juga kuat. Jadi kami harus lebih fokus lagi,” tutur Kevin.

Selain Minions, juga sudah ada pasangan ganda campuran Hafiz Faisal-Gloria Emanuelle Widjaja dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting yang sudah merebut tiket ke semifinal.

Baca juga: PBSI fokuskan Minions ke kejuaraan besar

Baca juga: Marcus Fernaldi Gideon jadi ayah

Baca juga: Minions gagal pertahankan gelar juara All England

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alat mekanis multiguna pedesaan siap masuki pasar ekspor

Negara yang sudah menyatakan minatnya itu Timor Leste

Bogor (ANTARA) – Alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes) buatan Indonesia siap memasuki pasar ekspor dengan berbagai keunggulannya, demikian disampaikan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika.

“Negara yang sudah menyatakan minatnya itu Timor Leste,” kata Putu pada workshop bertajuk “Peranan AMMDES untuk Memicu Produktivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Desa” di Bogor, Jabar, Jumat.

Menurut Putu, selain Timor Leste, terdapat beberapa negara yang juga menyampaikan minatnya untuk membeli AMMDes yang mulai dikomersialisasikan pada akhir April 2019 ini.

“Memang ada beberapa yang sudah menyatakan niatnya, nanti tunggu tanggal mainnya,” ujarnya.

Putu menyampaikan, pengembangan AMMDes di Indonesia merupakan sebuah inovasi yang luar biasa, dengan alat sejenis ini diklaim belum diproduksi di negara lain, atau masuk kategori blue ocean market, yakni menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya.

AMMDes memiliki keunggulan tersendiri, lanjut Putu, salah satunya adalah mampu menjangkau jalan yang kondisinya belum baik, sehingga memadai untuk dipakai di desa-desa hingga pedalaman Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reza Treistanto selaku produsen AMMDes mengatakan, pihaknya perlu melakukan studi dan uji untuk dapat memproduksi AMMDes yang akan diekspor.

“Perlu (diuji). Cukup lama agar bisa proven, karena kita tidak mau nanti bermasalah ketika sudah diekspor, inikan membawa nama kita juga,” katanya.

Menurut Reza, perusahaan akan menambah kapasitas produksi, yang saat ini 3.000 unit AMMDes per tahun jika rencana ekspor benar-benar terealisasi.

“3.000 unit belum termasuk ekspor, akan ada penambahan kapasitas,” pungkasnya.

Baca juga: Menperin targetkan produksi tiga ribu AMMDes per tahun

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPK limpahkan berkas perkara korupsi peningkatan jalan Bengkalis

Pekanbaru (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi proyek Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru, Provinsi Riau.

Panitera Muda Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, Rosdiana di Pekanbaru, Jumat mengatakan dalam berkas yang diserahkan lembaga anti rasuah itu tercantum dua nama tersangka.

Tersangka pertama adalah M Nasir selaku mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis sekaligus mantan Sekda Dumai dan Hobby Siregar selaku Direktur PT Mawatindo Road Construction (MRC), rekanan yang mengerjakan proyek.

“Ada dua berkas yang diserahkan KPK untuk dua tersangka peningkatan jalan di Bengkalis,” katanya.

Ia menjelaskan penyerahan berkas tersebut dilakukan KPK pada Kamis. Untuk selanjutnya, dia menuturkan berkas itu akan diserahkan ke Ketua Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Hakim Bambang Nyanyi untuk proses persidangan.

“Berkas sudah di meja ketua,” ujarnya.

Kedua calon terdakwa di atas telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 11 Agustus 2017.

M Nasir yang saat itu menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis 2013-2015 dan Hobby Siregar diduga melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau Tahun Anggaran 2013-2015.

Keduanya melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pasal tersebut mengatur tentang orang yang melanggar hukum, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya jabatan atau kedudukan sehingga dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara dan memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Selama penyidikan, KPK telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Selain itu, sejumlah pengusaha, kontraktor hingga legislator juga turut diperiksa penyidik dalam dugaan korupsi yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp80 miliar tersebut dari total anggaran Rp495 miliar.

Pemeriksaan Bupati Bengkalis sejatinya juga tidak terlepas dari penggeledahan yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu. Saat itu, penyidik KPK menyita Rp1,9 miliar uang tunai di kediaman dinas Bupati Bengkalis.

Baca juga: KPK perpanjang penahanan dua tersangka korupsi proyek jalan di Bengkalis
Baca juga: KPK dalami dua hal terhadap saksi kasus proyek jalan di Bengkalis

Pewarta: Anggi Romadhoni
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Satu orang tewas dalam tabrakan beruntun di Tol BSD

Jakarta (ANTARA) – Satu orang dilaporkan tewas dalam tabrakan beruntun yang melibatkan empat mobil di Tol BSD KM 9.500 pada pukul 11.50 WIB, Jumat.

“Korban saat ini terdata, empat orang luka-luka dan satu orang meninggal atas nama Lia Sagita,” kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Nasser, di Jakarta, Jumat.

Dijelaskan Nasser, kejadian berawal ketika pengemudi Mitsubishi Outlander dengan nomor polisi B 378 BEL yang melaju dari arah Jakarta menuju BSD diduga kurang berkonsentrasi dan menabrak pembatas jalan di KM 9.500 hingga memasuki jalur yang berlawanan.

Outlander tersebut kemudian menabrak dan menabrak Suzuki Ertiga dengan dengan nopol B 2029 BKW, Toyota Innova B 1014 WOU dan Toyota Rush B 1546 WDX.

Saat ini proses evakuasi kendaraan masih berlangsung dan jalur yang bisa dilintasi
di lokasi tabrakan hanya lajur satu.

“Kecelakaan itu juga menyebabkan kemacetan sepanjang lebih dari dua kilometer,” pungkas Nasser.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: IHSG ditutup turun tipis dan cenderung melemah jelang Pemilu

Sentimen eksternal relatif datar, saat ini fokusnya ke pelaksanaan pemilu hingga hasil hitung cepat

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup melemah tipis menjelang penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu)  2019 yang akan memilih presiden/wakil presiden dan legislatif pada 17 April.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 4,30 poin atau 0,39 persen menjadi 6.405,86. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 0,50 poin atau 0,05 persen menjadi 1.008,46.

“Pelaku pasar saham cenderung mengambil posisi wait and see menjelang Pemilu sehingga pergerakan IHSG relatif mendatar dengan kecenderungan melemah,” ujar Analis Indopremier Sekuritas, Mino, di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, fokus pelaku pasar saham yang saat ini menginginkan pelaksanaan pesta demokrasi nanti berjalan kondusif adalah agenda pemilu.

“Sentimen eksternal relatif datar, saat ini fokusnya ke pelaksanaan pemilu hingga hasil hitung cepat,” katanya.

Pelaku pasar saham, tambah dia, mengharapkan pemenang pemilu adalah pasangan calon yang menang di survei yang beredar agar tidak menimbulkan kekhawatiran.

“Kalau pasangan lain yang menang maka kita harus meraba-raba lagi programnya,” kata Mino.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah menyebutkan IHSG masih berkonsolidasi di tengah dinamika politik, menjelang pemilu yang tinggal menghitung hari.

“Situasi global masih menantang, kendati masih adanya poin positif dari pembicaraan AS-China, ditambah pemilu yang diselenggarakan pekan depan, masih mendorong IHSG bergerak sideways cenderung melemah,” katanya.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (12/4) sebanyak 407.398 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,02 miliar lembar saham senilai Rp12,35 triliun. Sebanyak 158 saham naik, 232 saham menurun, dan 138 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei menguat 159,18 poin (0,73 persen) ke 21.870,56, Indeks Hang Seng menguat 70,31 poin (0,24 persen) ke 29.909,76, dan Indeks Straits Times menguat 1,16 poin (0,03 persen) ke posisi 3.331,98.

Baca juga: Analis: Rupiah menguat akhir pekan, tetap waspadai sentimen global

Baca juga: Harga emas jatuh, penurunan terbesar pada April

Baca juga: Bursa Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 0,03

Baca juga: Bursa Malaysia menguat, Indeks Komposit KLCI ditutup naik 28,06 poin

Pewarta: Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemilu serentak digelar untuk WNI di Uni Emirat Arab

Kegiatan pemungutan suara Pemilu 2019 untuk WNI di Uni Emirat Arab di Tempat Pemungutan Suara (TPS) KBRI Abu Dhabi pada Jumat (12/4/2019). (KBRI Abu Dhabi)

Jakarta (ANTARA) – Kegiatan pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 bagi para warga negara Indonesia (WNI) di Uni Emirat Arab dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Abu Dhabi pada Jumat, 12 April 2019.

PPLN Abu Dhabi menyelenggarakan kegiatan Pemilu Serentak 2019 bagi WNI yang bermukim di Abu Dhabi pada hari ini (Jumat) sejak pukul 08.00 pagi hingga 18.00 sore di Tempat Pemungutan Suara (TPS) KBRI Abu Dhabi.

Selain melalui metode pemilihan TPS, kegiatan pemungutan suara di Abu Dhabi juga dilakukan dengan dua metode lain, yaitu Kotak Suara Keliling (KSK) dan Pos.

Tercatat 4.406 orang WNI terdaftar sebagai pemilih di Abu Dhabi. Dari angka tersebut, 2.667 orang memilih untuk mencoblos langsung di TPS, 812 orang dengan metode KSK, dan sisanya 927 orang melalui pos.

Khusus bagi pemilih dengan metode KSK, periode pemungutan suara adalah 8-11 April 2019. Sementara bagi pemilih yang menggunakan pos sudah dapat mencoblos lebih awal sejak menerima surat suara yang dikirimkan oleh petugas KPPSLN sejak pertengahan Maret 2019.

Pelaksanaan pemungutan suara dengan KSK dipusatkan di kota Abu Dhabi, Al Ain, dan Ruwais. Para petugas telah menemui langsung para pemilih yang berada di rumah-rumah, kantor tempat para pemilih bekerja, dan bahkan di atas kapal laut yang tengah bersandar.

Hal itu mengingat besarnya antusiasme para pelaut berkebangsaan Indonesia yang ingin menggunakan hak pilihnya namun terkendala dengan situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk dapat mendatangi langsung TPS.

Kegiatan pemungutan suara di TPS KBRI Abu Dhabi dimeriahkan dengan kehadiran bazaar kuliner khas Indonesia dan diwarnai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis oleh sejumlah perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Uni Emirat Arab.

Pewarta:
Editor: Bambang Purwanto
Copyright © ANTARA 2019

Hasto optimistis serangan negatif ke Jokowi akan berbalik arah

Jurus Trump yang mendeligitimasi penyelenggara pemilu agar banyak golput, tidak akan berlaku di sini

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan optimistis bahwa berbagai serangan kampanye negatif untuk pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, akan berbalik arah.

“Berbagai jurus negatif yang dijalankan untuk menyerang Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin, akan berhadapan dengan ‘benteng kultural’, berupa niat baik, tenggang rasa, cinta damai, dan keharmonisan,” kata Hasto Kristiyanto melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Jumat.

Menurut Hasto, karakter bangsa Indonesia itu sejatinya cinta damai dan membangun persaudaraan. “Jadi jangan mengotori peradaban bangsa Indonesia dengan hal-hal hitam yang merusak sistem nilai kemanusiaan kita,” katanya.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin ini melihat ada berbagai serangan dan kampanye negatif yang ditujukan kepada capres-cawapres 01, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Berbagai serangan dan kampanye negatif tersebut, antara lain, adanya ancaman melakukan “people power”, informasi hoaks seperti surat suara sebanyak tujuh kontainer yang sudah dicoblos, bocoran penghitungan suara di luar negeri, hoaks server KPU yang sudah didesain untuk kemenangan 01, serta yang terbaru surat suara di luar negeri yang sudah dicoblos.

Semua serangan dan kampanye hitam tersebut, menurut Hasto, adalah satu kesatuan desain untuk mendeligitimasi pelaksanaan pemilu dan penyelenggara pemilu.

“Padahal, KPU dan Bawaslu dipilih secara demokratis oleh DPR dan saat itu Partai Gerindra, PAN, dan PKS, menjadi bagian dari koalisi yang ikut memimpin pemilihan itu,” katanya.

Lalu ketika upaya sandiwara pemilu dijalankan, dan informasi hoaks disebarkan untuk menyerang capres Jokowi, menurut Hasto, rakyat Indonesia justru berbalik arah, semakin memperkuat dukungan kepada Jokowi. “Jadi semua jurus hitam yang dipakai malah menjadi senjata makan tuan,” katanya.

Menurut Hasto, tim capres-cawapres 02, seharusnya paham, ketika aspek negatif dijalankan, maka hal tersebut akan masuk ke dalam perilaku dan cara bertindak.

Hasto juga melihat, sikap capres 02 yang tampak emosional dan menggebrak meja saat kampanye terbuka, karena terbawa energi negatif. “Hal itu justru menurunkan martabat Pak Prabowo sendiri,” katanya.

Demikian juga tim kampanye 02, kata dia, membangun karakter negatif. “Karena itu, mari perangi hoaks. Jurus Trump yang mendeligitimasi penyelenggara pemilu agar banyak golput, tidak akan berlaku di sini,” katanya.

Baca juga: TKN optimistis Jokowi sampaikan gagasan baru pada Debat Capres kelima
Baca juga: TKN Jokowi-Ma’ruf kirim tim cek isu surat suara dicoblos di Malaysia

 

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Baznas optimalkan riset penerima zakat

Jakarta (ANTARA) – Badan Amil Zakat Nasional mengoptimalkan data riset Sistem Database Mustahik Nasional (Mustahik Data Center) guna mempertajam sasaran penerima zakat.

“Sistem digital dimanfaatkan guna mempermudah pengelolaan zakat,” kata Direktur Operasi Baznas Wahyu TT Kuncahyo dalam jumpa persnya di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan sistem tersebut memudahkan penghimpunan, menunaikan, transparansi, serta penyaluran zakat. Materi dalam Mustahik Data Center tersebut berisi data para penerima zakat dari seluruh provinsi yang telah dikumpulkan Baznas.

Dengan data tersebut, kata dia, memudahkan program-program Baznas lebih tepat guna dan sesuai kebutuhan.

Wahyu mencontohkan tentang penggunaan data mustahik itu dapat dipakai untuk menerapkan program di Indonesia timur yang sesuai kebutuhan riil mustahiknya.

“Dapat diintervensi sesuai kebutuhan misalnya Indonesia timur di sektor pendidikan, daerah lain pendidikan agama dan kawasan yang berbeda lainnya sektor ekonomi,” kata dia.

Wahyu mengatakan Baznas mengupayakan agar data yang dikumpulkan tersebut selaras dengan data di Kementerian Sosial sehingga tidak terjadi penyaluran bantuan secara ganda.
 

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPU laporkan hoaks hasil pemilu luar negeri ke Cyber Crime Polri

Komisioner KPU RI Viryan Aziz (dua dari kiri) dalam diskusi media “Hitung Mundur Pemilu 2019” di Harris Suites Hotel FX Jakarta, Jumat (12/4/2019). (Devi Nindy Sari Ramadhan)

InsyaAllah, hari ini kami laporkan ke cyber crime Mabes Polri

Jakarta (ANTARA) – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz menyebut akan melaporkan hoaks hasil pemilihan umum luar negeri ke Cyber Crime Mabes Polri.

“InsyaAllah, hari ini kami laporkan ke cyber crime Mabes Polri,” ujar Viryan dalam acara Hitung Mundur Pemilu 2019 di Jakarta, Jumat.

Viryan menegaskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memastikan hasil pemungutan suara pada pemilihan umum di sejumlah negara di luar negeri adalah hoaks.

Kabar hasil pemungutan suara pemilu di negara-negara tertentu ditampilkan dengan rincian presentase suara yang tersebar di grup whatsapp maupun media sosial.

Viryan menyebut KPU mengambil kebijakan melakukan “early voting” atau pemungutan suara awal di luar negeri pada 8-14 april.

Namun, hasil penghitungan suara pemilihan umum di luar negeri akan baru dihitung setiap satu surat suara secara manual pada 17 April.

“Penghitungan suaranya baru tanggal 17 April, sehingga bisa dipastikan itu hoaks (kabar) pemilu,” ujar Viryan.

Sementara itu, Jumat ini pemilihan umum di luar negeri berlangsung di Abu Dhabi, Amman, Alger, Doga, Dubai, Jeddah, Khatoum, Kabul, Kuwait, Manama, Muscat dan Riyadh.

Baca juga: Pemilu serentak digelar untuk WNI di Uni Emirat Arab
Baca juga: WNI di Nepal gunakan hak pilih pemilu dengan metode pos

 

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

KBRI pastikan Pemilu 2019 di Uni Emirat Arab jujur dan adil

Jakarta (ANTARA) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi memastikan agar Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 bagi warga Indonesia di Uni Emirat Arab dilaksanakan secara jujur dan adi, demikian keterangan tertulis dari KBRI Abu Dhabi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kegiatan pemilu serentak 2019 bagi warga negara Indonesia (WNI) di Uni Emirat Arab dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Abu Dhabi pada Jumat, 12 April 2019.

PPLN Abu Dhabi menyelenggarakan kegiatan Pemilu Serentak 2019 bagi WNI yang bermukim di Abu Dhabi pada hari ini sejak pukul 08.00 pagi hingga 18.00 sore di Tempat Pemungutan Suara (TPS) KBRI Abu Dhabi.

Selain melalui metode pemilihan TPS, kegiatan pemungutan suara di Abu Dhabi juga dilakukan dengan dua metode lain, yaitu Kotak Suara Keliling (KSK) dan Pos.

Pelaksanaan pemungutan suara dengan KSK dipusatkan di kota Abu Dhabi, Al Ain, dan Ruwais. Para petugas telah menemui langsung para pemilih yang berada di rumah-rumah, kantor tempat para pemilih bekerja, dan bahkan di atas kapal laut yang tengah bersandar.

Untuk memastikan kegiatan Pemilu berlangsung jujur, adil, dan bebas dari kecurangan, seluruh kegiatan pelaksanaan pemungutan suara dengan KSK di tiga kota tersebut diawasi dan, bahkan, didampingi langsung oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Abu Dhabi.

Tercatat 4.406 orang WNI terdaftar sebagai pemilih di Abu Dhabi. Dari angka tersebut, 2.667 orang memilih untuk mencoblos langsung di TPS, 812 orang dengan metode KSK, dan sisanya 927 orang melalui pos.  

Baca juga: Kemlu pastikan penghitungan suara pemilu luar negeri tetap 17 April
Baca juga: UNDP: antusiasme masyarakat di Pilpres lebih tinggi
Baca juga: WNI di UAE ikuti paparan soal pemilu

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPU – Bawaslu tinjau gudang surat suara di KBRI Malaysia

Anggota KPU Hasyim Asy’ari (kanan) bersama anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo (tengah) dan anggota PPLN Kuala Lumpur Yusron B Ambary (kiri) meninjau gudang penyimpanan surat suara Pemilu 2019 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur di KBRI Kuala Lumpur, Jumat (12/4/2019). Kunjungan dilakukan terkait pencarian fakta dugaan surat suara tercoblos di Kajang dan Bangi. ANTARA FOTO/Agus Setiawan/hp.

Anthony Ginting amankan satu tiket semifinal Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Anthony Sinisuka Ginting mengamankan satu tiket tunggal putra turnamen bulu tangkis Singapore Open 2019 setelah menundukkan Chen Long pada perempat final dengan dua gim langsung 21-8, 21-19.

“Sebenarnya tidak ada kunci atau rahasia khusus. Cuma tadi gim pertama posisi kalah angin, saya bebas saja mainnya mau gimana. Sekalian lihat juga apakah lawan ada perubahan dan melakukan kesalahan sendiri atau tidak,” tutur Anthony dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.

Menurut pebulu tangkis asal Cimahi ini, lawannya justru bermain dengan tidak percaya diri dan penuh ragu-ragu sehingga banyak melakukan kesalahan pada gim pertama.

“Di gim kedua saya hampir kebalik oleh lawan. Tapi saya belajar dari kendala selama ini kan sama, gimana cara main saat menang angin. Tadi saya banyak mengingat-ingat lagi pas lawan Wang Tzu Wei dan (Kenta) Nishimoto di babak pertama dan kedua. Tadi saya terapkan dan Puji Tuhan bisa berhasil,” katanya menambahkan.

Hasil ini sekaligus memastikan Anthony sukses menang enam kali dari total sembilan kali berhadapan dengan Chen.

“Sama dengan pemain lain, kalau lawan dengan yang head to head-nya lebih di bawah mungkin kelihatannya lebih percaya diri. Tapi yang pasti saya mempelajari pertandingan saya dengan dia sebelum bertanding seperti apa. Kalau menang gimana, kalau kalah seperti apa,” ujar Anthony.

Selanjutnya pada semifinal Anthony akan berhadapan dengan Chou Tien Chen (Taiwan), dengan catatan pertemuan keduanya hingga saat ini sama kuat yaitu 4-4.

Terakhir kali Anthony berjumpa Chou di BWF World Tour Finals 2018, dengan hasil ialah Anthony kalah 21-17, 18-21, 18-21.

“Ketemu Chou Tien Chen balik lagi saya siapin lagi, harus pemulihan dan fokus lagi. Terakhir ketemu kalah, jadi harus belajar lagi gimana untuk menghadapinya. Persiapannya mungkin hampir sama dengan pertandingan sebelumnya. Sudah semifinal, saya tidak mau sia-siain aja. Lebih fokus lagi saja,” kata Anthony.

Baca juga: Tujuh wakil Indonesia melaju ke perempat final Singapore Open
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tujuh wakil Indonesia melaju ke perempat final Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak tujuh perwakilan dari Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final turnamen bulu tangkis Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Berdasarkan laman resmi BWF, di sektor tunggal putra, ada dua wakil Tim Garuda, yaitu Anthony Sinisuka Ginting yang akan berhadapan dengan Chen Long asal China dan Jonatan Christie yang akan melawan Viktor Axelsen dari Denmark.

Baca juga: Jonatan susul Anthony ke perempat final Singapore Open

Sama seperti tunggal putra, di sektor ganda campuran juga terdapat dua perwakilan, yakni Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja bertemu dengan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dan Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah Bernadet melawan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing asal Malaysia.

Selanjutnya, sektor ganda putra, Indonesia mempunyai tiga perwakilan, antara lain Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melawan pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang akan berhadapan dengan rekan satu timnya, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Tidak ada perwakilan Tim Merah Putih dari sektor tunggal putri dan ganda putri yang lolos ke babak perempat final. Perwakilan tunggal putri Indonesia Ruselli Hartawan terhenti di babak dua usai dikalahkan oleh Sung Ji Hyun asal Korea Selatan dengan skor 17-21 dan 7-21.

Sementara itu, ganda putri yang diwakili oleh Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto juga ditaklukkan pasangan Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dalam dua gim dengan skor 21-23 dan 17-21 di babak dua yang berlangsung pada Kamis (11/4).

Baca juga: SIngapura Open, Fajar-Rian tantang “Minnions” di perempat final

Turnamen Singapore Open 2019 berlangsung mulai 9 hingga 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level Super 500 itu mencapai 355.000 dolar Amerika Serikat.

Pertandingan babak perempat final akan dilangsungkan, Jumat (12/4) dan dimulai pukul 13.00 waktu setempat.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fajar-Rian akan bermain santai hadapi “Minnions”

Jakarta (ANTARA) – Ganda putra Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto mengaku akan bermain santai saat menghadapi senior mereka, Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Renaldi Gideon yang diberi julukan “The Minions”, pada perempat final Singapore Open 2019.

“Kalau saya mau santai saja. Menikmati permainan, jangan terlalu menggebu-gebu. Dan juga coba main seperti melawan pasangan lainnya. Sama fokusnya dijaga,” kata Fajar dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Kamis malam.

Sebelumnya, kedua pasangan ini juga sudah bertemu di Malaysia Open 2019 pekan lalu dengan hasilnya Fajar-Rian mengantongi kemenangan pertama atas “Minnions” setelah tiga kali kalah.

Fajar-Rian menaklukkan ganda putra nomor satu dunia itu pada perempat final dengan skor 23-21, 19-21, dan 21-18.

Pada putaran kedua Singapore Open, Kamis, Fajar-Rian lolos dengan mengalahkan Chooi Kah Ming-Low Juan Shen (Malaysia) dengan skor 22-20, 21-17.

Pertandingan tersebut sempat berjalan ketat di awal karena Fajar-Rian sempat terbawa pola permainan lawan, meski situasi itu tak berlangsung lama.

“Pemain Malaysia kebanyakan kuat pertahanannya. Gim pertama kami terpancing buat buru-buru ingin mematikan, tapi malah kami banyak kebanting sendiri. Tapi pas interval gim pertama kami coba lambatkan tempo lagi. Mereka juga smesnya tidak terlalu kencang, jadi kami berani untuk bertahan juga,” tutur Fajar.

Di hari yang sama, Kevin-Marcus maju ke perempat final setelah menjegal He Jiting-Tan Qiang (China) melalui menang dua gimlangsung 21-14 dan 21-17.

Baca juga: SIngapura Open, Fajar-Rian tantang “Minnions” di perempat final

Baca juga: Hendra-Ahsan ke perempat final Singapore Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SIngapura Open, Fajar-Rian tantang “Minnions” di perempat final

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putra Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto akan kembali bertemu dengan Marcus Renaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo di perempat final Singapore Open 2019.

Keduanya sudah sempat bertemu pekan lalu di semifinal Malaysia Open 2019, dengan hasil Fajar-Rian berhasil mengalahkan “Minnions”.

Dalam pertandingan babak kedua Singapore Open 2019, Fajar-Rian berhasil menyisihkan pasangan ganda putra Malaysia Chooi Kah Ming-Low Juan Shen dengan skor 22-10 dan 21-17 dalam 44 menit pertandingan.

Melalui hasil baik ini, catatan pertemuan kedua pasangan ialah 3-1 dengan keunggulan bagi Fajar-Rian.

Sementara Kevin-Marcus bisa melaju ke perempat final usai menundukkan dengan mudah He Jiting-Tan Qiang (China) dengan skor 21-14 dan 21-17 hanya dalam waktu 25 menit.

Baca juga: Fajar/Rian juara Swiss Terbuka 2019

Baca juga: Singkirkan “Minions”, Fajar-Rian ke semifinal Malaysia

Baca juga: Dua ganda Indonesia bertemu di babak awal Swiss Terbuka

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ruselli tak puas dengan penampilannya di Singapore Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putri Indonesia Ruselli Hartawan gagal melangkah ke perempat final turnamen bulu tangkis level Super 500 Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura, setelah kalah oleh pemain asal Korea Selatan Sung Ji Hyun pada putaran kedua, Kamis.

Ruselli kalah dua gim langsung 17-21, 7-21 oleh Ji Hyun dalam pertandingan selama 38 menit.

Berkaitan dengan pertandingan tersebut, Ruselli mengaku masih belum merasa puas dengan penampilannya. Dia pun mengakui masih sering kehilangan konsentrasi saat bermain sehingga mudah dimatikan oleh lawan.

“Penampilan saya kurang memuaskan. Saya masih suka kehilangan konsentrasi, jadi mudah dimatikan lawan. Saya juga harus banyak belajar dari lawan, karena serangan bola-bolanya tajam,” kata Ruselli dikutip dari laman resmi PBSI, Kamis.

Kedepannya, perempuan berusia 21 tahun itu mengatakan masih banyak yang harus ditingkatkan dari penampilannya, baik secara teknik maupun non teknik. Dia juga terus mengambil pelajaran dari siapapun lawan yang ditemuinya.

“Banyak sekali yang masih harus saya tingkatkan kedepannya, salah satunya yaitu daya tahan atau stamina saat bertanding. Selain itu, akurasi bola harus ditingkatkan lagi. Selama ini, akurasi bola saya masing tanggung-tanggung,” ujar Ruselli.

Lebih lanjut, anggota klub bulu tangkis Jaya Raya Jakarta itu menyimpan harapan untuk dapat meningkatkan peringkatnya ke posisi 20 besar dunia. Sampai dengan saat ini, Ruselli masih berada di peringkat 44 dunia.

“Target saya tahun ini bisa masuk peringkat 20 atau 30 besar dulu. Karena rangking saya saat ini masih jauh, masih di posisi 40-an. Saya ingin tampil maksimal setiap kali mendapatkan kesempatan untuk bertanding,” ungkap Ruselli.

Ruselli Hartawan merupakan satu-satunya tunggal putri Indonesia yang lolos ke putaran kedua Singapore Open 2019. Namun, dengan kekalahan tersebut, maka tidak ada lagi wakil tunggal putri Merah Putih yang lolos ke perempat final turnamen bulu tangkis level Super 500 itu.

Baca juga: SIngapura Open, Fajar-Rian tantang “Minnions” di perempat final

Baca juga: Hafiz/Gloria melaju ke delapan besar Singapore Open

Baca juga: Jonatan susul Anthony ke perempat final Singapore Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hafiz/Gloria melaju ke delapan besar Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil melaju ke babak delapan besar turnamen bulu tangkis Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Dalam pertandingan putaran kedua yang berlangsung Kamis, Hafiz/Gloria berhasil menaklukkan rekan satu timnya, yakni Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dalam dua gim yang berjalan selama 25 menit dengan skor 21-7 dan 21-11.

Bagi Gloria, laga melawan teman sendiri itu terasa cukup mulus. Sebelum pertandingan dimulai, dia mengaku telah mengecek terlebih dahulu kondisi di lapangan, terutama arah angin, setelah itu baru melakukan penyesuaian.

“Di setiap lapangan, kondisi angin berbeda-beda. Jadi sebelum main, kami cek dulu anginnya seperti apa. Kemudian baru kami meneyesuaikan. Di gim pertama dan kedua cukup mulus mainnya,” kata Gloria melalui siaran pers PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Kamis.

Selanjutnya, pada perempat final yang akan berlangsung Jumat besok, Hafiz/Gloria akan berhadapan dengan pasangan asal Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Berkaitan dengan pertandingan tersebut, Hafiz pun mengaku akan berusaha untuk tampil semaksimal mungkin, sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik.

“Kami sudah pernah bertemu mereka (Chan/Goh) dan waktu itu kami kalah. Untuk besok, kami akan belajar dari pengalaman kekalahan sebelumnya. Semoga besok kami bisa memberikan hasil yang terbaik,” ungkap Hafiz.

Selain Hafiz/Gloria, ganda campuran Indonesia yang juga lolos ke perempat final, yaitu pasangan Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah Bernadet yang sebelumnya juga mengalahkan rekan satu timnya Ronald Alexander/Annisa Saufika dengan skor 12-21, 21-13 dan 21-16.

Sayangnya, langkah Hafiz/Gloria dan Ricky/Pia tak bisa diikuti oleh pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti karena ditaklukkan oleh Zheng Siwei/Huang Yaqiong asal China dengan skor 16-21 dan 13-21.

Baca juga: Jonatan susul Anthony ke perempat final Singapore Open

Baca juga: Langkah Jauza/Yulfira terhenti di putaran kedua Singapore Open

Baca juga: Hendra-Ahsan ke perempat final Singapore Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Langkah Jauza/Yulfira terhenti di putaran kedua Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Indonesia Jauza Fadhila Sugiarto/Yulfira Barkah terpaksa harus mengakhiri langkahnya pada putaran kedua turnamen bulu tangkis level Super 500 Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Dalam pertandingan putaran kedua yang berlangsung pada Kamis, Jauza/Yulfira harus mengakui kehebatan pasangan asal Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara usai dikalahkan dalam dua gim dengan skor 21-23 dan 17-21.

Pada gim pertama, Jauza mengaku masih banyak melakukan penyesuaian, sehingga skornya tertinggal 17-21 dari Matsumoto/Nagahara. Walaupun sempat memberikan perlawanan dengan membalikkan poin menjadi 21-20, sayangnya di akhir gim, kemenangan itu jatuh kepada pasangan Jepang.

“Di awal gim pertama, susah mau dapat poin, karena pertahanan lawan rapat. Kalau mau smes juga harus fokus betul karena ada pengaruh angin. Di akhir-akhir, kami baru bisa membalas, tapi tetap saja dapat dimatikan lawan,” kata Jauza seperti dilansir laman resmi PBSI, Kamis.

Masuk gim kedua, dia mengungkapkan ada tantangan baru yang dihadapinya, yaitu berubahnya arah angin karena harus pindah lapangan. Dengan perubahan kondisi seperti itu, keduanya pun harus kembali beradaptasi.

“Pada gim kedua, arah angin berubah lagi, kondisinya pun berbeda lagi. Kami harus kembali beradaptasi, seperti di gim pertama, mencari-cari peluang untuk bisa dapat poin, dan kami baru bisa dapat poin di akhir-akhir gim,” ujar Jauza.

Sementara itu, Yulfira mengakui kedepannya, terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki agar permainannya bisa lebih baik lagi, dan yang paling penting adalah menjaga sekaligus meningkatkan fokus selama jalannya pertandingan.

“Yang harus diperhatikan kedepannya adalah masalah fokus, terutama ketika berada di poin-poin kritis. Fokus kami masih belum matang, belum stabil. Kadang fokus, kadang tidak. Selain itu, kami juga harus belajar dari lawan mengenai pukulan bola-bola atas yang cepat dan kencang,” ungkap Yulfira.

Turnamen Singapore Open 2019 berlangsung mulai 9 hingga 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level Super 500 itu mencapai 355.000 dolar Amerika Serikat.

Baca juga: Hendra-Ahsan ke perempat final Singapore Open

Baca juga: Anthony sukses balas kekalahan dari Nishimoto

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jonatan susul Anthony ke perempat final Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie menang mudah pada putaran kedua atas Lee Zii Jia asal Malaysia dengan skor 21-13, 21-12 dan mengantarkannya ke perempat final Singapore Open 2019.

Dengan keberhasilan ini maka Jojo, sapaan akrab Jonatan, menjadi tunggal putra kedua yang maju ke perempat final setelah didahului oleh Anthony Sinisuka Ginting yang berhasil mengalahkan Kenta Nishimoto.

Pada duel yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Kamis sore, peraih medali emas Asian Games 2018 ini hanya perlu 31 menit untuk melumpuhkan permainan Lee.

Kemenangan ini pun menambah catatan positif Jojo dalam reor pertemuan (head-to-head), menjadi unggul telak 4-0 untuk Jonatan selama kiprah pertemuan keduan pemain di arena.

Baca juga: Langkah Jauza/Yulfira terhenti di putaran kedua Singapore Open

Baca juga: Hendra-Ahsan ke perempat final Singapore Open

Baca juga: Anthony sukses balas kekalahan dari Nishimoto

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anthony sukses balas kekalahan dari Nishimoto

Jakarta (ANTARA) – Anthony Sinisuka Ginting sukses membalas kekalahan dari pemain asal Jepang, Kenta Nishimoto pada Malaysia Open pekan lalu dengan menang dua gim langsung 21-10 dan 21-16 di babak dua kejuaraan bulu tangkis Singapore Open 2019 .

“Gim pertama lawan kalah angin, tapi banyak bola tanggung, jadi enak untuk menyerang. Di gim kedua saya kalah angin, dia coba menerapkan seperti tipe saya tadi, tapi saya coba buat mengantisipasinya,”, kata Anthony dalam keterangan resmi yang diterima media Jakarta, Kamis.

Pada pertemuan terakhir di Malaysia Open 2019 pekan lalu, Anthony kalah dengan skor 21-18, 13-21, 21-23.

“Puji Tuhan hari ini bisa dapat hasil yang diinginkan, lolos ke babak berikutnya. Saya belajar dari pertemuan kemarin. Waktu di Malaysia kemarin tipenya hampir sama, ada menang kalah angin juga. Cuma waktu di Malaysia dia bisa melakukan strategi yang tepat dibanding saya. Kalau hari ini kebalikannya,” tutur pebulu tangkis asal Cimahi ini.

Melalui kemenangan ini, Anthony berhasil menyamakan skor “head-to-head” dengan Nishimoto menjadi 2-2.

“Belajar juga dari Malaysia, saat ini saya banyak inisiatif buat menyerangnya. Kalau kemarin masih ada rasa tidak sabar, jadi buru-buru malah mati sendiri. Tapi tadi lebih bisa mengendalikan. Bola yang enak sekali pun, tapi kalau feelingnya tidak enak buat ambil poin, saya tetap lebih sabar dan tidam menggebu-gebu menyerang,” katanya menambahkan.

Selanjutnya di perempat final, Anthony masih menunggu lawan antara pemain asal China, Chen Long) atau pemain asal India,  Parupalli Kashyap.

Dengan Chen, Anthony punya catatan pertemuan lebih baik yaitu 5-3, dan dengan Parupalli pun Anthony masih unggul 4-0.

Meski begitu Anthony tak ingin terlalu percaya diri dalam menghadapi kedua calon lawannya tersebut.

“Mau lawan siapapun besok, saya mau fokus. Setelah ini pemulihan terus malam mungkin nonton video pertandingan terakhir ketemu mereka. Saya tidak mau anggap remeh meski saya masih unggul, karena kan itu tidak menjamin kemenangan saya besok,” tutur Anthony.
Baca juga: Ketenangan kunci Ronald/Annisa lewati babak pertama Singapore Open
Baca juga: Lee Zii menanti Jojo di babak kedua Singapore Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hendra-Ahsan ke perempat final Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putra Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan berhasil maju ke perempat final Singapore Open 2019 setelah menang atas Lee Yong Dae-Kim Gi Jung (Korea Selatan) dengan skor 21-14 dan 21-17.

Pada pertandingan yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Kamis sore, “The Daddies” menyelesaikan dua gim hanya dalam waktu 37 menit.

Dengan kemenangan ini, catatan poin berhadapan kedua pasangan di arena menjadi 2-0, dengan keunggulan bagi Hendra-Ahsan.

Permainan Hendra-Ahsan sudah menunjukkan dominasi sejak di gim pertama dan terus berlanjut hingga gim kedua berakhir, dengan total poin menang sebanyak 42 bagi mereka sementara Lee-Kim hanya mengantongi 31 poin.

Baca juga: Lee Zii menanti Jojo di babak kedua Singapore Open

Baca juga: Anthony sukses balas kekalahan dari Nishimoto

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketenangan kunci Ronald/Annisa lewati babak pertama Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda campuran Indonesia Ronald Alexander/Annisa Saufika sukses melangkah ke babak dua turnamen bulu tangkis level Super 500 Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Rabu (10/4), Ronald/Annisa berhasil menaklukkan pasangan asal China He Jiting/Du Yue dalam tiga gim yang berjalan selama 53 menit dengan skor 21-19, 11-21 dan 21-18.

Bagi Ronald, bermain dengan fokus penuh dan tenang menjadi kunci sukses saat menghadapi unggulan kedelapan tersebut. Sebelumnya, kedua pasangan itu pernah bertemu di turnamen Malaysia Open 2018. Saat itu, Ronald/Annisa kalah dengan skor 12-21 dan 16-21 dari He/Du.

“Kali ini, kami bermain lebih tenang lagi. Di pertemuan sebelumnya, kami kurang tenang, sehingga mainnya jadi ngawur dan kami kehilangan banyak poin. Kami sudah banyak belajar dari kekalahan itu,” kata Ronald melalui siaran pers PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Meskipun demikian, dia mengaku ketenangannya sempat menurun pada saat gim kedua, sehingga banyak ketinggalan poin. Namun, di gim ketiga, Ronald/Annisa kembali bermain dengan tenang dan akhirnya memenangkan pertandingan.

“Di gim kedua, kami sempat kurang tenang, jadi banyak dimatikan lawan dan konsentrasi buyar sehingga ketinggalan banyak poin dari lawan. Tapi di gim ketiga, kami coba lebih fokus, lebih tenang lagi, dan kami terus bisa mengumpulkan sampai akhirnya menang,” tutur Ronald.

Selanjutnya, di babak kedua nanti, Ronald/Annisa akan berhadapan dengan rekan satu timnya, yakni Ricky Karanda Suwardo/Pia Zebadiah Bernadet yang sebelumnya menekuk Bimo Adi Prakoso/Jin Yujia asal Singapura di babak pertama dengan skor 21-13 dan 21-16.

Menghadapi babak dua, Annisa mengaku akan tampil lebih maksimal bersama Ronald. Selain itu, dia juga bertekad untuk lebih meningkatkan fokus dan stamina agar tidak mudah dimatikan oleh lawan.

“Untuk selanjutnya, kami harus lebih fokus lagi sekaligus meningkatkan stamina karena kami tidak mau dimatikan lawan dengan mudah. Intinya, kami harus berjuang secara maksimal dan tidak mudah menyerah,” ungkap Annisa.

Turnamen Singapore Open 2019 berlangsung mulai 9 hingga 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level Super 500 itu mencapai 355.000 dolar Amerika Serikat.

Baca juga: Praveen/Melati kantongi kemenangan perdana Singapore Open 2019

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Praveen/Melati kantongi kemenangan perdana Singapore Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses mengantongi kemenangan pertama turnamen bulu tangkis level Super 500 Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Rabu (10/4).

Di laga perdana, Praveen/Melati berhasil menaklukkan pasangan campuran Mohamad Arif Abdul Latif/Rusyidina Antardayu Riodingin (Malaysia/Indonesia) dalam dua gim yang berjalan selama 26 menit dengan skor 21-12 dan 21-16.

Bagi Praveen, kunci kemenangan saat menghadapi Arif/Rusyidina yakni secepat mungkin harus mampu beradaptasi dengan kondisi di lapangan, siap siaga selama bertanding dan tidak menganggap remeh lawan.

“Kami tidak mau anggap mereka (lawan) remeh. Kami tetap harus siap, siapapun lawannya. Kami harus cepat tanggap dengan kondisi lampu, angin dan sebagainya, yang penting cepat beradaptasi dengan lapangan,” kata Praveen melansir badmintonindonesia.org, Rabu.

Selanjutnya, di babak kedua nanti, Praveen/Melati akan berhadapan dengan pasangan unggulan pertama asal China Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Pertemuan tersebut akan menjadi yang kelima bagi kedua pasangan itu.

Sejauh ini, Praveen/Melati tercatat belum pernah menang atas Zheng/Huang. Pada pertemuan terakhir, yaitu All England 2019, Praveen/Melati sempat membuka peluang untuk memenangkan laganya dengan memenangkan gim pertama. Namun sayang, Praveen/Melati kalah dengan skor 21-13, 20-22 dan 13-21.

“Pokoknya, sama seperti di All England 2019, kami tidak mau memikirkan menang atau kalah. Yang penting kami bisa bermain semaksimal mungkin dan mengeluarkan seluruh penampilan terbaik kami,” ungkap Melati.

Selain Praveen/Melati, dua wakil ganda campuran Indonesia juga berhasil melaju ke babak dua, yaitu Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Turnamen Singapore Open 2019 berlangsung mulai 9 hingga 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level Super 500 itu mencapai 355.000 dolar Amerika Serikat.

Baca juga: Anthony susul Jonatan ke babak kedua Singapore Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anthony susul Jonatan ke babak kedua Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Anthony Sinisuka Ginting menyusul Jonatan Christie ke babak dua Singapore Open 2019 usai menundukkan Wang Tzu Wei (Taiwan) 21-12, 21-12 di Singapore Indoor Stadium.

“Puji Tuhan di pertandingan pertama bisa mengatasi dengan baik. Tadi mainnya enak, sudah bisa mengatasi permainan dari awal sampai selesai. Terus juga lawan tadi banyak mati sendiri,” tutur Anthony dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Selain bisa menang mudah, pebulutangkis asal Cimahi ini juga mengaku memanfaatkan pertandingan ini sebagai modal dalam adaptasi dengan lapangan.

“Meski lawan mainnya sedang tidak bagus, tapi saya mencoba untuk memanfaatkan untuk adaptasi lagi. Soalnya kemarin pas latihan tidak dapat banyak waktu untuk mencoba lapangan,” kata Anthony.

Baca juga: Dijegal Denmark, Gregoria gagal ke babak dua Singapore Open 2019

Pada babak dua, Anthony akan berhadapan lagi dengan Kenta Nishimoto dari Jepang. Keduanya bertemu pada Malaysia Open 2019 pekan lalu.

Dalam pertemuan terakhir itu, Anthony kalah 21-18, 13-21, 21-23 dari Nishimoto.

“Yang pasti lebih belajar lagi dari kemarin di Malaysia. Bagaimana bisa menjaga poinnya, di game ketiga pas penentuan, bisa menyusul tapi sudah kalah jauh. Saya harus coba buat lebih sabar lagi dan menikmati permainan. Harus diingat bahwa lawan Jepang itu tidak mudah, dengan siapa saja. Harus siap capek dan siap susah,” tutur Anthony.

Hasil baik yang diraih Anthony dan Jonatan gagal diikuti Tommy Sugiarto yang kalah pada babak pertama melawan Lu Guangzu dari China dengan 17-21 dan 18-21.

Baca juga: Fitriani terhenti di laga perdana Singapore Open 2019

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lee Zii menanti Jojo di babak kedua Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Setelah mengalahkan Khosit Phetpradab (Thailand) dengan skor akhir 21-18, 19-21, 21-18, pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie akan menghadapi Lee Zii Jia (Malaysia) babak kedua Singapore Open 2019.

Jonatan punya catatan yang meyakinkan atas calon lawannya tersebut, dengan mengantongi rekor 3-0 termasuk pada pertemuan terakhir mereka di Swiss Open 2019.

“Lee Zii Jia punya kemampuan menyerang yang cukup baik. Saya harus waspadai itu juga karena di sini anginnya tidak bisa diprediksi, jadi saya harus lebih pintar untuk menggunakan stroke dan pola permainan,” tutur Jonatan dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Terkait dengan hasil pertandingan perdananya di gelaran ini, peraih medali emas Asian Games 2018 ini mengaku belum maksimal karena masih beradaptasi dengan kondisi lapangan.

Ia pun mengatakan masih banyak melakukan kesalahan yang justru menguntungkan lawan.

“Saya bermain kurang sabar di gim kedua dan tiga. Saya mau buru-buru menyerang dan mematikan. Sebaliknya Khosit tinggal defend saja, dia banyak dapat poin dari kesalahan saya sendiri. Saya merasa hari ini belum bermain maksimal,” katanya.

Jonatan mengalahkan Khosit usai terlibat laga ketat selama 67 menit dan sempat kehilangan keunggulan di gim kedua.

“Puji Tuhan saya bisa melewati babak pertama ini. Cukup ketat juga, saya masih penyesuaian lapangan karena beberapa kali bola berhenti terus agak maju karena pengaruh angin,” pungkas Jonatan.

Baca juga: Fitriani terhenti di laga perdana Singapore Open 2019

Baca juga: Dijegal Denmark, Gregoria gagal ke babak dua Singapore Open 2019

Baca juga: “The Daddies” susul “Minions” ke babak kedua Singapore Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fitriani terhenti di laga perdana Singapore Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Fitriani tidak dapat melanjutkan langkahnya ke babak dua turnamen Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Rabu, Fitriani ditaklukkan oleh pebulu tangkis asal Thailand Ratchanok Intanon dalam dua gim yang berjalan selama 37 menit dengan skor 18-21 dan 14-21.

Berkaitan dengan laga perdananya itu, dia mengaku sama sekali tidak dapat mengambil alih kendali permainan karena serangan-serangan lawan amat cepat dan tak kunjung berhenti.

“Saya berusaha mengontrol permainan, tapi dia terus menyerang dan saya jadi terbawa pola permainan dia. Di gim kedua juga banyak bola-bola saya yang terasa tidak pas, saya jadi tertekan,” kata Fitriani melalui siaran pers PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Meskipun demikian, pemain besutan klub Exist Jakarta tersebut mengaku banyak mengambil pelajaran dari pertandingan itu. Kedepannya, dia pun bertekad untuk bermain dengan lebih maksimal lagi.

“Dari dia (lawan), saya banyak belajar variasi servis bola. Jadi, kaki saya harus selalu siap. Saya juga harus lebih kuat, lebih tahan di lapangan dan juga bermain dengan lebih hati-hati supaya tidak banyak melakukan kesalahan,” ungkap Fitriani.

Selain Fitriani, satu pemain tunggal putri perwakilan Indonesia lainnya, yakni Gregoria Mariska Tunjung, juga terhenti di babak pertama usai ditumbangkan oleh Mia Blichfeldt asal Denmark dengan skor 16-21 dan 20-22.

Turnamen Singapore Open 2019 berlangsung mulai 9 hingga 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level Super 500 itu mencapai 355.000 dolar Amerika Serikat.

Baca juga: Dijegal Denmark, Gregoria gagal ke babak dua Singapore Open 2019

Baca juga: “The Daddies” susul “Minions” ke babak kedua Singapore Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dijegal Denmark, Gregoria gagal ke babak dua Singapore Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung tidak berhasil melangkah ke babak dua turnamen Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Rabu (10/4), Gregoria ditaklukkan oleh pemain asal Denmark Mia Blichfeldt dalam dua gim yang berjalan selama 45 menit dengan skor 16-21 dan 20-22.

Berkaitan dengan laga perdana tersebut, dia menilai lawannya lebih cenderung bermain secara aman dan lebih rapi dengan sedikit kesalahan yang dibuat, sehingga dia pun mengaku kesulitan untuk menghalau serangan-serangannya.

“Dia (lawan) bermain jauh lebih safe (aman) dan lebih rapi dari saya, sehingga lebih sedikit kesalahan yang dibuat. Jadi, susah sekali bagi saya untuk mematikan permainannya,” kata Gregoria melansir laman badmintonindonesia.org, Rabu.

Bagi Gregoria, hasil pertandingan itu merupakan kekalahan pertamanya atas Mia. Sebelumnya, keduanya sudah pernah bertemu dalam turnamen French Open 2018 lalu. Saat itu, Gregoria unggul dengan skor 13-21, 21-14 dan 21-11.

“Dia adalah tipe pemain cepat dan terus menyerang. Pola permainannya tidak banyak berubah. Hanya saja, di pertandingan kali ini, dia bermain jauh lebih safe dari saya, lebih hati-hati,” ujar Gregoria.

Lebih lanjut, berkaitan dengan hasil pertandingan babak pertama itu, dia mengaku tidak puas dengan penampilannya. Dia pun bertekad untuk memperbaikinya sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

“Saya kurang puas dengan permainan hari ini. Kedepannya, saya harus tampil lebih baik. Saya ingin menunjukkan permainan yang lebih baik lagi. Saya juga harus bisa ambil start duluan supaya tidak ketinggalan,” ungkap Gregoria.

Turnamen Singapore Open 2019 berlangsung mulai 9 hingga 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level Super 500 itu mencapai 355.000 dolar Amerika Serikat.

Baca juga: Kevin/Marcus tumbangkan rekan senegara di babak pertama Singapore Open

Baca juga: “The Daddies” susul “Minions” ke babak kedua Singapore Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua tunggal putra terhenti di Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Langkah dua tunggal putra Pelatnas PBSI, Shesar Hiren Rhustavito dan Ihsan Maulana Mustofa, terhenti padea babak kualifikasi Singapore Open 2019.

Untuk pertama kalinya, Shesar dihentikan Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand) dengan 21-10, 16-21, 13-21, padahal ia memenangkan dua pertemuan sebelumnya dengan pemain ini pada Badminton Asia Championships 2013 dan Vietnam Open 2016.

“Tadi di gim pertama saya sudah benar mainnya, dengan pola saya dan lawan juga kesulitan mengatasinya. Tapi di gim kedua lawan mengubah pola main dan saya tidak bisa keluar dari tekanannya. Sampai di gim ketiga juga masih begitu. Pelatih sudah memberi masukan untuk ubah pola main, tapi saya terlambat melakukannya,” tutur Shesar dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Tim bulu tangkis Indonesia teruskan perjuangan ke Singapore Open

Ihsan juga dipastikan gagal menembus babak utama turnamen ini setelah takluk 14-21 dan 10-21 kepada Sitthikom Thammasin dari Thailand pada pada babak pertama kualifikasi.

Selain kedua pemain ini, pebulutangkis profesional Sony Dwi Kuncoro juga harus pulang lebih awal karena memutuskan mundur di tengah pertandingan dengan Yu Igarashi (Jepang) saat kedudukan 21-19, 14-21, dan 3-4.

Dengan demikian, tunggal putra kini menyisakan tiga pemain, yaitu Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto.

Baca juga: Tunggal putri Indonesia harus bermain lepas
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kevin/Marcus tumbangkan rekan senegara di babak pertama Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon memenangkan duel dengan rekan senegara Berry Angriawan-Hardianto di babak pertama Singapore Open 2019 dengan skor 21-18, 13-21, 21-16.

“Kami sudah sering latihan bersama, sudah tahu satu sama lain. Mereka juga bukan pemain yang tidak bagus. Permainan mereka tenang dan bisa mengendalikan ritme di lapangan,” kata Kevin dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

Meski sudah sering berlatih bersama, dalam duel yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium ini tercatat sebagai pertandingan pertama mereka di lapangan.

“Teman sendiri kelebihannya pasti sudah lebih mengerti. Kami latihan bersama jadi sudah sama-sama tahu. Jadinya agak susah juga untuk menghadapinya,” tutur Marcus menambahkan.

Selanjutnya di babak dua, “The Minnions” akan menghadapi He Jiting-Tan Qiang (China).

Kevin-Marcus juga mempunyai catatan yang cukup baik dari lawannya, dengan tiga kemenangan berurutan pada pertemuan terakhir mereka.

“Buat besok jangan banyak mati sendiri, sabar. Yang penting bolanya aman dan bagus kualitasnya,” pungkas Marcus.

Selain Kevin/Marcus dan Berry/Hardianto, empat ganda putra Indonesia juga harus saling melakoni “perang saudara” di babak pertama ini.

Mereka antara lain Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso bertemu dengan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menghadapi Angga Pratama/Ricky Karandasuwardi.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Taklukkan Hong Kong, Jauza/Yulfira ke babak dua Singapore Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putri Indonesia Jauza Fadhila Sugiarto/Yulfira Barkah melangkah ke babak kedua turnamen bulu tangkis level Super 500 Singapore Open 2019 yang diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Selasa (9/4), Jauza/Yulfira berhasil mengalahkan pasangan asal Hong Kong Ng Tsz Yau/Yuen Sin Ying dalam dua gim yang berjalan selama 38 menit dengan skor 21-17 dan 21-12.

Menurut Jauza, kemampuan lawan yang dihadapi pada hari ini masih bisa dibilang setara dengannya. Maka dari itu, sebelum bertanding, dia mengaku sudah banyak melakukan komunikasi bersama rekannya Yulfira, baik di luar maupun di dalam lapangan.

“Lawan hari ini selevel sama kami. Mereka juga suka juara level 100 dan series. Permainan kami hari ini banyak belajar dari evaluasi pertandingan-pertandingan sebelumnya. Di dalam dan di luar lapangan, kami banyak berkomunikasi,” kata Jauza melansir laman badmintonindonesia.org, Selasa.

Selanjutnya, di babak dua nanti, Jauza/Yulfira akan berhadapan dengan pasangan asal Jepang Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara.

Jauza/Yulfira pun mengaku tidak memiliki keinginan yang muluk-muluk saat menghadapi lawannya tersebut. Keduanya hanya berharap mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.

“Pertandingan di babak kedua itu bisa sekalian dimanfaatkan untuk mengukur sejauh mana permainan kami, mengingat lawannya nanti adalah unggulan ketiga. Tentu kami akan berusaha semaksimal mungkin,” ujar Jauza.

Sementara itu, senada dengan Jauza, Yulfira juga berharap dapat bermain secara maksimal sehingga hasil yang diperoleh nantinya juga tidak akan mengecewakan.

“Untuk babak kedua, kami ingin bermain lebih lepas saja karena memang lawannya jauh di atas kami. Kami harus bisa bermain lebih enak dan lebih bagus lagi dari hari ini. Kami akan berusaha mengeluarkan seluruh kemampuan kami,” ungkap Yulfira.

Jauza/Yulfira menjadi satu-satunya perwakilan ganda putri Indonesia yang tersisa. Tiga perwakilan lainnya, yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia, Della Destiara Haris/Tania Oktaviani Kusumah dan Pia Zebadiah Bernadet/Anggia Shitta Awanda kalah di tangan lawannya masing-masing.

Baca juga: Dua tunggal putra terhenti di Singapore Open

Pasangan Ketut/Rizki dikalahkan oleh Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai asal Thailand dengan skor 10-21 dan 6-21. Kemudian, Della/Tania ditaklukkan oleh Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi asal Jepang dengan skor 15-21 dan 19-21.

Sedangkan Pia/Anggia, sama seperti Della/Tania, juga dibuat menyerah oleh pasangan asal Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dengan skor 7-21 dan 17-21.

Baca juga: Kevin/Marcus tumbangkan rekan senegara di babak pertama Singapore Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“The Daddies” susul “Minions” ke babak kedua Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putra Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan memenangkan babak pertama Singapore Open 2019 usai terlibat “perang saudara” dengan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira-Ade Yusuf Santoso, dengan menang dua gim langsung 21-19, 21-15 dalam 30 menit.

“Hari ini tidak mudah karena ketemu teman sendiri. Sudah sama-sama tahu polanya. Jadi ya memang kami harus siap dulu dari permainan kami sendiri,” kata Hendra dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

“The Daddies” berhasil menyusul rekannya di ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon (Minions) yang sudah menang lebih awal.

Datang sebagai juara bertahan, Hendra-Ahsan mengaku tak mau terbebani dengan target tertentu di tahun ini dan hanya ingin fokus di setiap babak Singapore Open 2019.

“Kami tidak memikirkan untuk juara dulu, satu-satu dulu saja. Karena setiap lawan kan tidak mudah. Apalagi besok sudah ketemu yang lumayan berat,” tutur Ahsan menimpali.

Di babak dua mereka akan bertemu Lee Yong Dae-Kim Gi Jung (Korea), yang menjadi pertemuan kedua antara Hendra-Ahsan dan Lee-Kim.

Pertemuan pertama mereka terjadi di Malaysia Masters 2019, dengan kemenangan 21-16, 21-13 bagi Hendra-Ahsan.

“Kami harus sabar lawan mereka. Karena mungkin mereka tidak mudah mati. Jadi tahan-tahanan saja,” kata Ahsan.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim bulu tangkis Indonesia teruskan perjuangan ke Singapore Open

Jakarta (ANTARA) – Usai menyelesaikan pertandingan di Malaysia Open 2019, sebagian besar atlet bulu tangkis yang berlaga di Kuala Lumpur kemarin kini memusatkan perhatiannya ke gelaran Singapore Open 2019.

Salah satunya adalah pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang menjadi semifinalis di Malaysia Open 2019, keduanya kini kembali bersiap dan berharap bisa tampil lebih baik dari sebelumnya.

“Untuk Singapore Open ini kami lebih mempersiapkan diri, pemulihan dari Malaysia kemarin juga harus benar-benar bagus, jaga stamina. Karena kondisi kami tentu sedikit menurun dibanding sebelumnya,” kata Fajar dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Tidak lupa pula keduanya juga melakukan evaluasi dari hasil pertandingan di agenda sebelumnya agar bisa dijadikan rujukan perbaikan di Singapore Open 2019.

“Yang dievaluasi adalah cara cepat mengatasi perubahan pola lawan di lapangan dan bagaimana agar bisa keluar dari tekanan lawan. Kami harus bisa lebih cepat untuk menguasai permainan. Kami juga harus menambah tenaga di pertandingan berikutnya,” katanya.

Singapore Open 2019 akan berlangsung pada 9-14 April di Singapore Indoor Stadium.

Berikut nama-nama pebulutangkis Indonesia yang akan turun bertanding:

Tunggal Putra : Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Ihsan Maulana Mustofa, Shesar Hiren Rhustavito, Tommy Sugiarto, Sony Dwi Kuncoro, Yehezkiel Fritz Mainaky, Andi Fadel Muhammad

Tunggal Putri : Fitriani, Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Lyanny Alessandra Mainaky, Yulia Yosephin Susanto

Ganda Putra : Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pratama/Ricky Karandasuwardi

Ganda Putri : Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Della Destiara Haris/Tania Oktaviani Kusumah, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, Pia Zebadiah Bernadet/Anggia Shitta Awanda

Ganda Campuran : Hafiz Faizal-Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti, Alfian Eko Prasetya-Marsheilla Gischa Islami, Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas Mentari, Ronald-Annisa Saufika, Ricky Karandasuwardi-Pia Zebadiah Bernadet, Putra Eka Rhoma-Anggia Shitta Awanda, Mohamad Arif Abdul Latif-Rusydina Antardayu Riodingin.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim bulu tangkis Indonesia raih dua gelar juara di Finlandia

Jakarta (ANTARA) – Tim bulutangkis Indonesia menutup turnamen Finnish International Challenge 2019 dengan meraih dua gelar juara oleh Muhammad Shohibul Fikri-Bagas Maulana di nomor ganda putra dan Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati di ganda campuran.

Aksi heroik dilakukan Rehan-Lisa yang secara mengejutkan berhasil menumbangkan juara Swiss Open 2019 Super 300, Mathias Bay-Smidt-Rikke Søby asal Denmark, lewat pertarungan rubber game 22-20, 15-21, dan 21-14 pada final yang berlangsung Minggu waktu setempat.

“Kami menerapakan pola permainan setengah ke depan, harus cepat menurunkan bola. Ini untuk meredam permainan mereka yang mengandalkan placing. Selain itu, tadi coba main lepas saja. Yakin dengan kemampuan kami dan fokus satu demi satu poin,” ujar Rehan dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Bagi Rehan-Lisa, gelar ini amat penting untuk membangun kepercayaan diri mereka yang baru dipasangkan.

Rehan sebelumnya dipasangkan bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti, sedangkan Lisa berpasangan dengan Ghifari Anandafa Prihardika.

Bagi pasangan baru ini, Finnish International Challenge 2019 adalah turnamen ketiga mereka setelah Orleans Masters 2019 Super 100 dan Polish International Challenge 2019.

“Gelar ini sangat penting bagi saya dan Lisa sebagai pasangan baru. Ini menjadi bukti kalau kami yakin pasti bisa. Ke depan kami bakal lebih membangun kedekatan dan kekompakan, semoga terus menjadi lebih baik,” kata putra dari legenda ganda campuran, Tri Kusharjanto itu.

Sementara Bagas-Fikri menuntaskan laga final dengan mengalahkan wakil Jerman Jones Ralfy Jansen-Peter Kaesbauer dengan skor kembar 21-17 dan 21-17.

Indonesia sebenarnya berpotensi meraih tiga gelar di turnamen ini, namun Febriana Dwipuji Kusuma-Ribka Sugiarto harus puas hanya di posisi runner up setelah ditundukkan wakil Jepang Erina Honda-Nozomi Shimizu dengan skor 15-21 dan 14-21.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengalaman di Malaysia buat Jonatan lebih percaya diri ke Singapura

Jakarta (ANTARA) –
Pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie mengaku lebih percaya diri untuk bertanding di Singapore Open 2019 minggu depan berbekal pengalaman yang ia dapat selama bertarung di Malaysia Open menghadapi beberapa atlet terbaik dunia.

“Pastinya dengan pengalaman berhadapan dengan Momota, Axelsen, dan Chen Long membuat saya sedikit lebih percaya diri. Itu yang akan menjadi modal saya ke Singapore Open. Yang penting sekarang mengembalikan kondisi saya dulu, sehingga bisa maksimal. Pemulihan, istirahat dan latihan lagi. Harapannya bisa tampil lebih baik lagi,” kata Jonatan dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Minggu.

Langkah Jojo, sapaan akrabnya, harus terhenti di babak semifinal Malaysia Open 2019 setelah dikalahkan  Chen Long (China) melalui rubber game, 21-12, 10-21, 15-21.

Perjalanan Jonatan menuju semifinal bisa dibilang tidak mudah karena menghadapi pemain-pemain unggulan, misalnya Brice Leverdez (Perancis) dan sempat mengalahkan unggulan satu dunia yaitu Kento Momota (Jepang).

Jonatan menang dua game langsung atas Momota dengan 22-20 dan 21-15, menjadikannya kemenangan yang pertama bagi Jojo setelah dua kali sebelumnya ia selalu kalah.

Pengalaman yang ia dapat di Axiata Arena, Kuala Lumpur Sports City, Malaysia itu rupanya mampu menambah rasa percaya diri Jonatan dan mengatakan hal tersebut merupakan modal yang baik jelang turnamen berikutnya di Singapore Open 2019.

Baca juga: Langkah Jojo dihentikan Chen Long di semifinal

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fajar-Rian gagal teruskan perjuangan ke final Malaysia Open

Jakarta (ANTARA) – Indonesia tak berhasil meloloskan satu wakil pun ke babak final Malaysia Open 2019 setelah ganda putra Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto mengalami kekalahan olehTakeshi Kamura-Keigo Sonoda (Jepang) dengan skor 13-21 dan 20-22.

“Kami kalah tekanan, tenaga mereka benar-benar kencang. Jadi kami tertekan terus, susah keluar dari tekanan,” kata Fajar melalui keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu.

Saat gim pertama dimulai, Fajar-Rian kerap di bawah perolehan angka lawan dan tak bisa keluar dari tekanan lawan, hingga akhirnya kehilangan gim pembuka 13-21.

Masuk gim kedua, keduanya juga masih belum bisa mengatasi tekanan lawan dan akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan unggulan ketiga itu.

“Hari ini drive-drive kami agak naik, karena tekanan mereka sangat kencang sekali. Jadi kami saat pengembaliannya banyak bola yang naik. Kalau kemarin kami tenaganya masih segar, terus untuk adu drive juga masih bisa membanting-banting,” ujar Rian menambahkan.

Pertemuan Fajar-Rian dan Kamura-Sonoda terpaut ketat 3-4, dengan pertemuan terakhir di Hong Kong Open 2019 Fajar-Rian kalah 22-24, 15-21 dari lawannya itu.

Selesai dari Malaysia Open 2019, Fajar/Rian akan lanjut bertanding ke Singapura Open 2019.

“Setelah ini kami mau pemulihan dulu, bersiap untuk Singapura Open. Mudah-mudahan penampilan kami bisa lebih baik dari sekarang,” kata Fajar.

Kekalahan Fajar-Rian itu menyusul tersingkirnya semifinalis lainnya asal Indonesia Jonatan Christie yang sudah kalah lebih dulu, oleh Chen Long dari China dengan skor 21-12, 10-21, 15-21.  

Baca juga: Langkah Jojo dihentikan Chen Long di semifinal

Baca juga: Malaysia Open, Tontowi/Winny sempat tegang hadapi tuan rumah

Baca juga: Ketut/Rizki akui tertekan hadapi China di perempat final Malaysia Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Langkah Jojo dihentikan Chen Long di semifinal

Jakarta (ANTARA) – Langkah Jonatan “Jojo” Christie di Malaysia Open 2019 harus terhenti di semifinal setelah kalah oleh Chen Long (China) dengan skor akhir 21-12, 10-21, dan 15-21.

Kekalahan ini menjadi yang ketujuh kalinya bagi Jonatan oleh Chen Long sejak pertama kali berhadapan di Piala Sudirman tahun 2015.

“Sudah saya perkirakan kalau berhadapan dengan Chen Long tidak akan mudah. Head to head saya juga ketinggalan jauh. Tapi saya sudah mencoba melakukan yang terbaik,” ujar Jonatan melalui keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu.

Jonatan membuka gim pertama dengan kemenangan 21-12, namun di gim kedua keadaan berbalik dengan kalah skor cukup jauh 10-21.

Memasuki gim penentu, Jonatan kembali mencoba membuka peluang dengan unggul 11-10 pada jeda interval.

Namun sayang setelah angka 12 sama, Jonatan kehilangan tujuh angka berurutan dan terpaksa harus mengakui keunggulan lawannya yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut.

“Di gim pertama saya kalah angin tapi bisa bermain cukup baik dan dia juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Tapi saat saya pindah tempat dan menang angin, membuat lawan lebih enak dengan pola bertahannya,” pungkas peraih medali emas Asian Games 2018 ini.

Selain itu, Chen juga ia nilai memiliki kepercayaan diri dan ketenangan yang lebih tinggi saat bertanding sehingga punya modal untuk cepat mengikuti pola permainan yang dikeluarkan Jonatan.

Jonatan tak bisa melanjutkan langkahnya ke babak final, namun Indonesia masih punya peluang mengirimkan satu wakil ke partai puncak.

Pasangan ganda putra Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto akan bermain pada semifinal melawan unggulan tiga, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang).

Baca juga: Jojo lewati Axelsen menuju semifinal Malaysia Open

Baca juga: Jonatan main santai saat hadapi nomor satu Momota

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Malaysia Open, Tontowi/Winny sempat tegang hadapi tuan rumah

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow mengaku sempat merasa tegang saat menghadapi pasangan tuan rumah Tan Kian Meng/Lai Pei Jing di babak perempat final turnamen bulu tangkis Malaysia Open 2019 di Kuala Lumpur, Jumat.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat (5/4), Tontowi/Winny dikalahkan dalam tiga gim yang berjalan selama 54 menit dengan skor 21-17, 16-21 dan 16-21. Dengan hasil tersebut, maka Tontowi/Winny gagal melaju ke babak semifinal.

Pada pertandingan tersebut, Tontowi/Winny sebenarnya berhasil melawati gim pertamanya dengan mulus. Pada gim kedua, Tontowi/Winny juga berhasil memimpin jalannya pertandingan hingga menyentuh skor 14-10.

Akan tetapi, setelah itu lawan langsung merebut enam poin berturut-turut secara tak terduga. Kondisi pun berbalik dengan skor Tontowi/Winny menjadi 14-16. Ketertinggalan itu terus berlanjut hingga akhirnya lawan memenangkan gim kedua.

“Di awal sudah betul mainnya. Tapi malah kami jadi tegang, jadi ragu-ragu dan mainnya jadi kacau. Sebetulnya permainan lawan biasa saja. Tapi mungkin karena terlalu yakin, malah jadi ragu-ragu. Ini yang harus jadi pelajaran buat kami,” kata Tontowi seperti dikutip dari badmintonindonesia.org.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan kekalahan pada gim kedua itu berpengaruh terhadap penampilannya di gim terakhir. Menurut dia, Tan/Lai tampil percaya diri dengan terus mencoba memimpin permainan. Bersama Winny, dia pun akhirnya terpaksa menyerahkan kemenangan kepada tuan rumah.

“Pelajaran lainnya buat kami, kalau sudah unggul, jangan lengah. Tadi kami sempat lengah, akhirnya malah jadi tertekan. Di gim kedua tadi juga lawan mengubah pola permainan, dan kami tidak bisa mengatasinya. Kedepannya, kami harus selalu siap kalau tiba-tiba lawan mengubah pola permainan,” ungkap Tontowi.

Dengan demikian, hanya dua perwakilan Tim Merah Putih yang berhasil melaju ke babak semifinal yang akan dilaksanakan pada Sabtu (6/4), yaitu tunggal putra Jonatan Christie dan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Turnamen Malaysia Open 2019 berlangsung mulai 2 hingga 7 April 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level super 750 itu mencapai 700.000 dolar Amerika Serikat.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketut/Rizki akui tertekan hadapi China di perempat final Malaysia Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putri Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta mengaku tertekan saat menghadapi lawan asal China Du Yue/Li Yinhui di babak perempat final turnamen bulu tangkis Celcom Axiata Malaysia Open 2019.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat (5/4), Ketut/Rizki kalah dalam dua gim yang berjalan selama 43 menit dengan skor 18-21 dan 16-21. Dengan hasil tersebut, maka Ketut/Rizki gagal melaju ke babak semifinal.

“Permainan kami tidak keluar secara maksimal, banyak dimatikan oleh lawan. Pada gim kedua, kami mencoba untuk lebih all out, tapi tetap saja dimatikan lawan,” kata Rizki seperti dikutip melalui laman badminton.org, Jumat.

Sementara itu, bagi Ketut, tidak banyak perlawanan yang dapat dilakukan. Dia mengaku tertekan oleh permainan lawan sejak awal gim pertama. Meski telah berusaha melawan di gim kedua, kemenangan itu tidak berhasil diraih.

“Dari awal, mereka (lawan) sudah mempercepat pola permainannya, jadi kami keteteran di lapangan. Dari servis saja, mereka sudah fokus dan ambil pembukaan. Kami tertekan terus, dan akhirnya jadi tidak yakin. Kami tidak bisa keluar dari tekanan itu,” ujar Ketut.

Setelah Malaysia Open 2019, selanjutnya Ketut/Rizki akan kembali bertanding dalam turnamen Singapura Open 2019 yang akan diselenggarakan pada 9 hingga 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

Untuk pertandingan berikutnya, Ketut mengaku akan kembali mempersiapkan diri bersama rekannya Rizki, sehingga dapat bertanding dengan lebih baik lagi dan memperoleh hasil yang lebih memuaskan.

“Kedepannya, kami harus bermain dengan lebih hati-hati, diperbaiki lagi semua kesalahannya. Setelah Malaysia Open, kami pemulihan dulu, kemudian baru lanjut latihan lagi untuk persiapan Singapore Open,” ungkap Ketut.

Turnamen Malaysia Open 2019 berlangsung mulai 2 hingga 7 April 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level super 750 itu mencapai 700.000 dolar Amerika Serikat.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tontowi/Winny gagal ke semifinal Malaysia Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow gagal melangkah ke babak semifinal turnamen bulu tangkis Malaysia Open 2019 yang akan diselenggarakan pada Sabtu (6/4) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam laga perempat final yang berlangsung pada Jumat (5/4), Tontowi/Winny tidak berhasil menaklukkan pasangan asal Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dan kalah dalam tiga gim yang berjalan selama 54 menit dengan skor 21-17, 21-16 dan 21-16.

Selain Tontowi/Winny, pasangan ganda putri Indonesia yang diwakili oleh Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta juga gagal ke semifinal usai ditaklukkan oleh Du Yue/Li Yinhui asal China dalam dua gim yang berjalan selama 43 menit dengan skor 18-21 dan 16-21.

Sama seperti Tontowi/Winny dan Ketut/Rizki, langkah ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga terhenti di babak perempat final karena dikalahkan oleh pasangan asal China Li Junhui/Liu Yuchen dalam tiga gim yang berjalan selama 50 menit dengan skor 13-21, 21-16 dan 17-21.

Meskipun demikian, Tim Garuda masih memiliki dua perwakilan yang berhasil melaju ke babak semifinal. Pertama, yakni tunggal putra Jonatan Christie yang telah menaklukkan pebulutangkis asal Denmark Viktor Axelsen dalam dua gim dengan skor 21-18 dan 21-19.

Perwakilan kedua, yaitu pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang mengalahkan rekan satu timnya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam tiga gim dengan skor 23-21, 19-21 dan 21-18.

Turnamen Malaysia Open 2019 berlangsung mulai 2 hingga 7 April 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level super 750 itu mencapai 700.000 dolar Amerika Serikat.

Baca juga: Enam perwakilan Indonesia melangkah ke perempat final Malaysia Open

Baca juga: Tunggal putri Indonesia harus bermain lepas

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jojo lewati Axelsen menuju semifinal Malaysia Open

Jakarta (ANTARA) – Hasil positif kembali didapat oleh pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie yang berhasil melangkah ke semifinal Malaysia Open 2019 setelah mengalahkan Viktor Axelsen di perempat final Malaysia Open dengan skor 21-18 dan 21-19 dalam waktu 41 menit di Kuala Lumpur, Jumat.

“Hari ini bertemu Axelsen lagi. Ini merupakan pertandingan yang saya tunggu juga. Setiap saya bertemu pemain unggulan saya anggap sebagai sparing seperti latihan. Jadi jangan sampai pikiran terbeban. Selain itu tadi lebih ke perang mental. Mungkin permainan Axelsen hari ini sama saja, cuma adu mental di lapangan,” kata Jonatan mengungkapkan.

Kemenangan atas Axelsen ini merupakan yang pertama kali bagi “Jojo”, setelah sebelumnya sempat dikalahkan oleh pebulutangkis peringkat empat dunia itu di Malaysia Masters 2018 dan Blibli Indonesia Open 2018.

Memulai game pertama di Axiata Arena, Kuala Lumpur Sports City, Malaysia, Jonatan berhasil menguasai jalannya pertandingan dengan baik. Ia terus unggul memimpin perolehan angka meski pada game kedua pertandingan bergeser menjadi lebih ketat. Beruntung akhirnya peraih medali emas Asian Games 2018 ini berhasil mengatasi kendalanya dan merebut kemenangan dua game atas Axelsen.

“Di game kedua saya sempat kebawa permainan lawan. Tapi untungnya saya bisa keluar dari permainannya Axelsen tadi,” ujar Jonatan.

Di babak selanjutnya Jonatan akan bertemu Chen Long (China) dan akan menjadi tantangan bagi dirinya sebab Jonatan belum pernah menang dalam enam kali pertemuan mereka.

“Di atas kertas Chen Long unggul jauh dari saya. Tapi namanya permainan itu berbeda setiap pertandingannya. Pastinya tidak mudah melawan Chen Long, mungkin juga ketat. Karena dia penuh pengalaman dan kesabaran. Intinya saya tidak mau terbeban dan mau ‘all out’, saja,” pungkas Jonatan.

Baca juga: Jojo tumbangkan pemain nomor satu dunia Kento Momota

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hendra-Ahsan kalah strategi saat hadapi Li-Liu

Jakarta (ANTARA) – Ganda putra Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan mengaku kalah strategi saat menghadapi unggulan kedua Li Junhui-Liu Yuchen (China) sehingga harus tunduk dengan skor 13-21, 21-16, 17-21.

“The Daddies” tak berhasil mengulang sukses pertemuan terakhir mereka dengan Li-Liu di Daihatsu Indonesia Masters 2019 lalu, di mana mereka menang 21-16 dan 21-12.

“Pertama mereka mainnya bagus. Terus di gim ketiga juga kami kalah start,” ujar Ahsan melalui keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Jumat malam.

Hendra pun menilai gim ketiga yang seharusnya bisa menjadi penentu kemenangan justru dieksekusi dengan kurang baik dan tidak mampu memprediksi strategi lawan.

“Di gim kedua kami coba main di depan supaya dapat bola serang yang enak. Tapi di gim ketiga kami dapat bola bawah terus,” kata Hendra.

Setelah Malaysia Open 2019, Hendra-Ahsan akan meneruskan pertandingannya ke Singapura Open 2019 dengan melakukan evaluasi untuk mempersiapkan laga tersebut.

“Jaga kondisi saja, karena ini sudah pertandingan ke pertandingan. Evaluasi nanti kami akan ngobrol lagi sama pelatih, apa yang kurang dari penampilan kami hari ini,” ujar Ahsan.

Dengan demikian ganda putra hanya menyisakan Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto yang melaju ke semifinal dan bertemu dengan Takeshi Kamura-Keigo Sonoda (Jepang).

Baca juga: Fajar-Rian siap hadapi Kamura-Sonoda di semifinal Malaysia Open

Baca juga: Singkirkan “Minions”, Fajar-Rian ke semifinal Malaysia

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fajar-Rian siap hadapi Kamura-Sonoda di semifinal Malaysia Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan putra Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto mengaku sudah siap untuk menghadapi Takeshi Kamura-Keigo Sonoda (Jepang) di babak semifinal Malaysia Open 2019.

“Pemain Jepang terkenal dengan jiwa bertarungnya, tidak mudah mati dan ulet. Jadi kami coba berusaha lagi. Nanti juga akan diskusi dengan pelatih dan partner mengenai strategi besok. Pokoknya kami siap untuk menampilkan yang terbaik,” tutur Fajar melalui keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.

Dalam rekam jejak pertemuan mereka, keduanya terpaut ketat 3-4, dengan Fajar-Rian yang tertinggal dari Kamura-Sonoda.

Fajar-Rian berhasil maju ke semifinal setelah mengalahkan Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon di perempat final dengan skor 23-21, 19-21, dan 21-18.

Kemenangan ini juga menjadi rekor pertama bagi Fajar-Rian mengalahkan “Minnions”, dari total empat kali pertemuan dengan ganda putra nomor satu dunia itu.

“Alhamdulillah bersyukur hari ini bisa menang. Pertandingan hari ini ramai. Mereka peringkat satu dunia. Kami tadi fokus di poin-poin kritis, saling komunikasi dan yakin buat masuk dulu,” kata Rian.

Fajar-Rian mengaku banyak mengevaluasi tiga pertemuannya dengan Kevin-Marcus. Kali ini mereka mengatakan bermain dengan lebih sabar dan enjoy di lapangan.

“Di dua pertemuan sebelumnya saya dan Rian terlalu menggebu-gebu dan jadinya buru-buru di lapangan. Kalau tadi kami memang benar-benar ingin menang. Tapi kami coba menahan ego, sabar, bermain santai dan enjoy,” kata Fajar menambahkan.

Baca juga: Singkirkan “Minions”, Fajar-Rian ke semifinal Malaysia

Baca juga: Jojo tumbangkan pemain nomor satu dunia Kento Momota

Baca juga: Ketut/Rizki tingkatkan fokus di perempat final Malaysia Open 2019

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Singkirkan “Minions”, Fajar-Rian ke semifinal Malaysia

Jakarta (ANTARA) – Ganda putra Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto berhasil maju ke semifinal Malaysia Open 2019 setelah menang atas “The Minnions” Marcus Renaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam rubber game 23-21, 19-21, dan 21-18.

Kemenangan yang diraih Fajar-Rian dalam pertandingan berdurasi 55 menit di Axiata Arena Kuala Lumpur Sports City, Jumat, ini menjadi yang pertama dalam catatan empat kali pertemua kedua pasangan tersebut.

Sementara ganda putra “The Daddies” yaitu Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan harus mengakui keunggulan lawan dari China, Li Junhu-Liu Yuchen, dengan kekalahan 13-21, 21-16, dan 17-21.

Dalam 11 kali pertemuan kedua pasangan tersebut, The Daddies hanya mampu menang tiga kali melawan Junhui-Yuchen.

Baca juga: Enam perwakilan Indonesia melangkah ke perempat final Malaysia Open

Baca juga: Ketut/Rizki tingkatkan fokus di perempat final Malaysia Open 2019

Baca juga: Hendra-Ahsan masuk delapan besar Malaysia Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Enam perwakilan Indonesia melangkah ke perempat final Malaysia Open

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak enam perwakilan dari Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final turnamen bulu tangkis Celcom Axiata Malaysia Open 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.

Berdasarkan laman resmi BWF yang dipantau dari Jakarta, Jumat, di sektor tunggal putra, hanya ada satu perwakilan yaitu Jonatan Christie yang nantinya akan berhadapan dengan pebulutangkis asal Denmark Viktor Axelsen.
Baca juga: Jojo tumbangkan pemain nomor satu dunia Kento Momota

Sama seperti tunggal putra, di sektor ganda putri juga hanya terdapat satu perwakilan, yakni Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta yang akan menghadapi pasangan dari China Du Yue/Li Yinhui.
Baca juga: Ketut/Rizki tingkatkan fokus di perempat final Malaysia Open 2019

Tidak berbeda dengan tunggal putra maupun ganda putri, di sektor ganda campuran, Tim Merah Putih juga hanya memiliki satu perwakilan, yaitu Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow yang akan melawan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing asal Malaysia.
Baca juga: Tontowi/Winny melaju ke perempat final Malaysia Open 2019

Di sektor ganda putra, Indonesia mempunyai tiga perwakilan, antara lain Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melawan pasangan China Li Junhui/Liu Yuchen dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang akan berhadapan dengan rekan satu timnya, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Baca juga: Hendra-Ahsan masuk delapan besar Malaysia Open

Turnamen Malaysia Open 2019 berlangsung mulai 2 hingga 7 April 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level super 750 itu mencapai 700.000 dolar Amerika Serikat (AS).

Pertandingan babak perempat final akan dilaksanakan pada Jumat (5/4) dan dimulai pukul 15.00 waktu setempat.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketut/Rizki tingkatkan fokus di perempat final Malaysia Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putri Indonesia Ni Ketut Mahadewi Istarani/ Rizki Amelia Pradipta mengaku akan lebih meningkatkan fokus saat bertanding di babak perempat final turnamen bulutangkis Malaysia Open 2019.

Di babak perempat final yang akan berlangsung pada Jumat (5/4), Ketut/Rizki akan berhadapan dengan pasangan asal China Du Yue/Li Yinhui. Keduanya tercatat belum pernah bertemu sebelumnya.

“Untuk pertandingan selanjutnya, fokus harus ditingkatkan lagi. Yang penting pemulihan dulu, istirahat maksimal, supaya bisa bermain dengan lebih baik, lebih konsentrasi dan hasilnya juga jadi lebih baik lagi,” kata Ketut seperti yang dirilis laman resmi PP PBSI, Jumat.

Sementara itu, senada dengan Ketut, Rizki juga mengungkapkan akan bermain dengan fokus penuh, sehingga bisa memperoleh hasil yang lebih baik lagi dari pertandingan kemarin. Terlebih, kedua pasangan itu sama sekali belum pernah bertemu.

“Di babak perempat final, kami harus lebih meningkatkan fokus dan konsentrasi, karena kami juga belum pernah menghadapi mereka (Du Yue/Li Yinhui),” ungkap Rizki.

Sebelum melaju ke perempat final, pasangan Ketut/Rizki mengalahkan rekan satu timnya sendiri, yaitu Greysia Polii/Apriyani Rahayu dalam tiga gim yang berjalan selama 67 menit dengan skor 21-14, 20-22 dan 21-18 pada Kamis (4/4) kemarin.

Kemenangan tersebut menjadi yang pertama kali bagi Ketut/Rizki. Sebelumnya, Ketut/Rizki pernah dikalahkan oleh Greysia/Apriyani dalam turnamen Denmark Open 2018 lalu dengan skor 21-18, 18-21 dan 19-21.

Atas kemenangan itu, Rizki mengaku sangat bersyukur. Ketenangan menjadi kunci kemenangannya dalam pertandingan semalam. Dia juga mengaku tidak memikirkan menang atau kalah saat menghadapi rekannya itu.

“Alhamdulillah bisa menang. Dari awal, kami hanya memikirkan bagaimana caranya bermain dengan benar. Kami tidak mau memikirkan menang atau kalah. Walaupun sempat ketinggalan jauh poinnya di gim ketiga, pelan-pelan kami kejar ketinggalan itu,” tutur Rizki.

Turnamen Malaysia Open 2019 berlangsung mulai 2 hingga 7 April 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level super 750 itu mencapai 700.000 dolar Amerika Serikat.Baca juga: Tontowi/Winny melaju ke perempat final Malaysia Open 2019
Baca juga: Hendra-Ahsan masuk delapan besar Malaysia Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tontowi/Winny melaju ke perempat final Malaysia Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow melaju ke babak perempat final Malaysia Open 2019 setelah mengalahkan rekan satu timnya yaitu pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis dengan skor 19-21, 21-18 dan 21-19.

Bagi Tontowi/Winny, kemenangan atas Hafiz/Gloria itu merupakan yang pertama kali setelah dua kali berhadapan di dua pertandingan sebelumnya. Pertemuan keduanya terakhir kali terjadi saat turnamen India Open 2019.

“Yang pasti, kami sudah mempelajari pola permainan mereka. Di India Open 2019 kemarin, mereka mengalahkan kami. Kami menonton lagi video pertandingan itu untuk mencari kelemahannya,” kata Tontowi dalam keterangan resmi yang dilansir PB PBSI.

Menurut pria yang lebih akrab disapa Owi itu, kunci utama kemenangannya dalam laga level 750 ini adalah ketenangan. Meskipun poinnya sempat tertinggal dari Hafiz/Gloria, dia mengaku tetap tenang menjalani pertandingan itu hingga akhir.

“Kunci kemenangan kami kali adalah ketenangan di lapangan, tidak bermain secara terburu-buru. Walaupun posisi kami ketinggalan, kami tetap tenang. Kami terus mengumpulkan poin satu demi satu,” kata Owi menambahkan.

Selanjutnya, di babak perempat final, Tontowi/Winny akan berhadapan dengan pasangan asal Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Kedua pasangan itu tercatat belum pernah saling bertemu di lapangan.

“Untuk perempat final, kami harus jaga kondisi. Istirahat yang cukup dan jaga pola makan. Nanti kami pelajari lagi permainan lawan seperti apa. Yang penting sebenarnya ada di diri kami sendiri. Kami harus bisa main fokus dan tenang. Mudah-mudahan bisa menang,” ungkap Owi.

Turnamen Malaysia Open 2019 berlangsung mulai 2 hingga 7 April 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen bulu tangkis level super 750 itu mencapai 700.000 dolar Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Jojo tumbangkan pemain nomor satu dunia Kento Momota
Baca juga: Hendra-Ahsan masuk delapan besar Malaysia Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019