Hafiz/Gloria terhenti di perempat final

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja gagal melangkah ke babak semifinal kejuaraan Asia Championships 2019 yang diselenggarakan di Wuhan, Cina.

Dalam pertandingan perempat final yang berlangsung pada Jumat, Hafiz/Gloria ditaklukkan oleh pasangan asal Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dalam tiga gim dengan skor 21-15, 7-21, 12-21.

Pada gim pertama, Hafiz/Gloria mampu mengendalikan permainan, namun pada gim kedua dan ketiga, mereka tidak mampu keluar dari tekanan lawan.

Selama pertandingan berlangsung, Hafiz/Gloria kerap tertinggal jauh dalam perolehan angka dan akhirnya harus menyerah untuk ketiga kalinya dari pasangan Thailand tersebut.

“Di gim pertama, kami masih menerapkan pola yang benar. Tetapi di gim kedua, lawan mengubah permainan dan kami tidak siap diajak bermain dengan tempo cepat. Ketika kami mau mengejar, ternyata sudah ketinggalan jauh,” kata Gloria seperti dilansir laman resmi PBSI, Jumat.

Sementara itu, senada dengan Gloria, Hafiz juga mengakui di gim kedua dan ketiga tidak mampu mengubah pola permainan dari pelan menjadi cepat karena tekanan dari lawan yang tidak mampu diantisipasi.

“Di gim kedua dan ketiga, kami masih belum bisa keluar dari pola main di gim pertama. Kami bermain pelan terus, padahal lawan sudah ubah pola jadi lebih cepat. Servis mereka juga beda dengan gim pertama, yakni lebih banyak servis tinggi. Ini yang kami tidak antisipasi,” ujar Hafiz.

Selain itu, dia menambahkan pasangan Thailand tersebut juga saat itu bermain jauh lebih tenang dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya.

Dengan hasil tersebut, maka Hafiz/Gloria tidak dapat menyusul dua wakil Indonesia lainnya yang berhasil lolos ke babak semifinal, yaitu ganda putri Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Baca juga: Rizki/Della siap arungi semifinal

Baca juga: “Minions” ke semifinal setelah taklukan Han-Zhou

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019