Fitriani tembus ke final Thailand Masters

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Fitriani sukses menembus putaran final turnamen Thailand Masters 2019 setelah mengalahkan wakil Hong Kong pada laga semifinal di Bangkok, Thailand, Sabtu.

Fitriani, seperti dipantau Antara di Jakarta dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang atas Deng Joy Xuan dalam tiga gim 12-21, 21-19, 21-16 selama 55 menit permainan turnamen tingkat Super 300 itu.

Kemenangan dalam turnamen berhadiah total 150 ribu dolas AS itu sekaligus menandai catatan kemenangan pertama Fitriani atas Deng.

“Untuk babak semifinal, saya lebih jaga stamina, fokus dan harus siap di lapangan,” kata Fitri tentang laga semifinal seperti tercantum dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Pada laga final yang akan berlangsung pada Minggu (13/1), Fitriani akan menghadapi pemain tuan rumah Busanan Ongbamrungphan. Busanan melangkah ke final setelah menyingkirkan sesama pemain Thailand Pornpawee Chochuwong pada laga semifinal 21-10, 21-4 .

“Ada motivasi untuk tahun ini bisa lebih menikmati permainan di lapangan dan bisa lebih fokus sehingga dapat hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Fitri.

Atlet asal klub Exist Jakarta itu juga menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Thailand Masters 2019 yang lolos ke putaran final setelah tiga wakil lain Merah-Putih tumbang pada laga perempat final yang berlangsung Jumat (11/1).

Mereka adalah Firman Abdul Kholik pada nomor tunggal putra, serta Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow dan Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami pada nomor ganda campuran. 
Baca juga: Fitriani tumbangkan unggulan pertama Thailand
 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Firman takluk dari Lu di Thailand

Jakarta, (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia Firman Abdul Kholik takluk dari pemain China Lu Guangzu pada laga perempat final turnamen Thailand Masters 2019 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, Jumat.

Firman, seperti dipantau Antara di Jakarta, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kalah dalam tiga gim 15-21, 17-21 selama 42 menit dari Lu dalam turnamen tingkat Super 300 itu.

Kekalahan di Thailand itu menjadi kekalahan kedua Firman dari pemain peringkat 31 dunia itu. Catatan kedua pemain pun menjadi 0-2 bagi atlet Merah-Putih itu.

Meskipun tersingkir, Firman yang berstatus magang dalam pemusatan latihan nasional PBSI itu menjadi pemain putra Indonesia yang lolos putaran perempat final di Thailand sebagai turnamen pembuka 2019.

“Kami menilai para atlet masih tampil segar dalam turnamen di Thailand sebagai turnamen pembuka. Perubahan status atlet di pelatnas sebagai atlet magang tentu juga mempengaruhi penampilan mereka,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Achmad Budiharto kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Firman, menurut Budiharto, tentu akan berusaha bermain maksimal dan mengeluarkan kemampuannya dalam berbagai turnamen yang diikuti agar statusnya tidak lagi menjadi atlet magang dalam pelatnas PBSI.

Selain di Thailand, Firman akan turun pada turnamen Indonesia Masters 2019 yang akan berlangsung di Stadion Istora Senayan, Jakarta, pada 22-29 Januari mendatang.

“Firman akan masuk lewat babak kualifikasi dalam Indonesia Masters karena pemain-pemain peringkat atas dunia juga akan turun,” kata Budiharto.

Dalam undian babak kualifikasi tunggal putra Indonesia Masters 2019, Firman akan menghadapi pemain Thailand Tanongsak Saensomboonsuk pada pertandingan pertama. ***3***
 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fitriani tumbangkan unggulan pertama Thailand

Jakarta (ANTARA News) – Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Fitriani menumbangkan pemain unggulan pertama turnamen Thailand Masters 2019 Nitchaon Jindapol pada pertandingan putaran kedua yang berlangsung di Bangkok, Thailand, Kamis.

Fitriani, seperti dipantau Antara di Jakarta dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam tiga gim 21-10, 17-21, 21-16 selama 62 menit turnamen tingkat Super 300 itu atas Jindapol.

Kemenangan di Bangkok itu menjadi catatan kemenangan pertama Fitriani atas pemain putri Negeri Gajah Putih peringkat 14 dunia itu.

Atlet asal klub Exist Jakarta itu merupakan pemain putri Merah-Putih yang telah memastikan lolos perempat final turnamen berhadiah total 150 ribu dolar AS itu.

Pada laga perempat final, Fitriani akan melawan wakil Singapura Yeo Jia Min. Yeo menang pada pertandingan putaran kedua setelah menang atas pemain Belgia Yvonne Li dalam dua gim 21-6, 21-18.

Selain Fitriani, dua pemain putri lain Indonesia Ruselli Hartawan dan Yulia Yosephin Susanto juga akan bertanding pada putaran kedua turnamen Thailand Masters 2019.

Ruselli akan melawan pemain unggulan delapan Busanan Ongbamrungphan. Sedangkan Yulia akan bertanding menghadapi Porntip Buranaprasertsuk.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019